Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle Pindah, 15 Staf Buckingham Palace Dipecat
Kabar kurang sedap masih saja mengiringi Pangeran Harry dan Meghan Markle, setelah keduanya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai anggota senior Kerajaan Inggris.
Yang terbaru, Daily Mail melaporkan kepindahan Pangeran Harry dan Meghan Markle dari London ke Kanada membuat 15 orang staf di Buckingham Palace kehilangan pekerjaan.
"Karena keputusan mereka untuk mengundurkan diri, maka tidak dibutuhkan lagi petugas dan staf urusan kerajaan di Buckingham Palace," ungkap sebuah sumber yang dirahasiakan namanya.
"Meski akan ada upaya restrukturisasi, sayangnya akan tetap ada sejumlah orang yang kehilangan pekerjaan," tambah sumber tersebut.
Pangeran Harry dan Meghan Markle sejatinya sudah menyampaikan secara langsung pemberhentian mereka kepada para staf. Sebagian akan dipindahkan untuk bertugas di bagian Kerajaan yang lain, seperti Marnie Gaffney, staf humas dan publikasi Buckingham, yang diangkat untuk bekerja langsung dengan Ratu Elizabeth II.
Sementara yang diberhentikan seperti Sara Latham, manager komunikasi Pangeran Harry dan Meghan Markle, akan kembali berkarir sebagai konsultan politik.
Sumber tersebut mengatakan para staf yang diberhentikan menerima keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan baik.
"Mereka sangat loyal dan mendoakan kebahagiaan bagi keduanya," tutup sumber tersebut.
Baca Juga: Cuti dari Tugas Kerajaan, Pangeran William dan Kate Middleton Mau Ngapain?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas