Suara.com - Kombinasi Karung dan Perca Karya Maggie Hutauruk di New York Fashion Week
Maggie Hutauruk-Eddy membawa nama Indonesia dalam New York Fashion Week (NYFW) 2020 lewat label 2Madison Avenue. Dengan 16 koleksi pakaian lelaki dan perempuan bertajuk 'Liga' ini, ia membawakan isu lingkungan dan menggunakan dua bahan unik, yakni karung goni bekas dan kain perca ulos.
Ini kali ketiga Maggie, sapaannya, tampil di salah satu perhelatan mode terbesar di dunia tersebut. Ditemui Suara.com pada Media Gathering di Hotel Intercontinental Jakarta, ia mengaku bukanlah desainer pertama yang menggunakan karung goni sebagai bahan koleksi labelnya, akan tetapi ia yakin bisa jadi yang pertama membawanya ke NYFW 2020.
Isu lingkungan yang ia bawa berfokus pada limbah. Ia menggunakan karung goni bekas yang mungkin bukanlah suatu bahan yang terpikirkan oleh para desainer sebagai bahan busana mereka untuk dipamerkan. Namun dengan keuletan dan kekreatifitasan Maggie, karung goni ini 'disulap' menjadi pakaian ready-to-wear yang sangat menarik dengan warna-warna yang cerah.
"Banyak sekali limbah di Indonesia. We can do something about it dan aku hanya memberikan sedikit example. Dari situ ada banyak yang bisa jadi inspirasi," katanya pada Selasa, (18/2/2020).
Mempersiapkan koleksi Liga membutuhkan 1,5 bulan hingga dipamerkan pada 10 Februari 2020. Termasuk salah satunya mengumpulkan karung goni bekas. Ia menceritakan meminta bantuan asistennya di rumah untuk mengumpulkan karung goni saat pergi ke pasar. Biasanya karung goni dipakai sebagai alas bagi pedagang beras agar berasnya tidak tumpah ke mana-mana.
Maggie mengaku karung goni yang ia kumpulkan memang bekas pakai dan dalam keadaan lusuh. Tapi setelah dikumpulkan, ia mencucinya sampai bersih dan mulai mengeceknya satu per satu untuk dipadupadankan dalam desainnya. Ia menyebut bahkan pernah menemukan karung goni yang berasal dari Tanzania.
"Ternyata karungnya dari Tanzania. Kupikir this is so special, ketemunya di Pasar Minggu. And that's why I love my job. We find something meaningful like that," kata Maggie.
Tak hanya karung goni, Maggie juga menggunakan kain perca ulos dan juga bahan-bahan yang tidak terpakai. Ia gemar mengumpulkan bahan-bahan sisa dan membuat sesuatu yang lebih menarik dari bahan tersebut hingga ia menyebut dirinya sendiri sebagai pemulung. Untuk koleksi yang ia bawa ke New York, Maggie tidak ingin menggunakan bahan yang 100 persen masih baru.
Baca Juga: Persiapan London Fashion Week, Bella Hadid Pakai Masker Emas 24 Karat
Fashion stylist Adi Surantha mengapresiasi karya Maggie yang cukup inovatif, visioner, dan sarat akan pesan penting ini. Baginya, dengan Maggie memperkenalkannya di kancah internasional, maka dunia fashion bisa dilirik lagi bukan hanya tentang desainnya, namun sebagai fashion yang memiliki message atau pesan tersendiri.
"Visioner sekarang adalah materialnya, bagaimana pakaian ini bisa dipakai berkali-kali. Karung ini sangat inovatif, karung ini sangat hina di fashion, zaman kita perang jajahan ini dipakai budak, mereka pakai itu saking susahnya," tuturnya dalam kesempatan yang sama.
Limbah bukan hanya karung goni dan kain perca, oleh karena itu Maggie masih sangat tertarik untuk menggunakan bahan-bahan bekas lainnya yang berpotensi menjadi limbah.
"Kalau ada bahan bahan lain, for sure. Sebenarnya saya pengin pakai ban mobil, ban motor tapi motongnya susah banget. I think nanti pelan-pelan nanti kita bisa nemuin karena saya punya gallery yang aktif melakukan kontes, misalnya kontes melukis, kontes brokat. Nanti bisa bersama-sama we can create something amazing untuk Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur