Suara.com - Media sosial mempunyai kekuatan yang luar biasa yang membuat suatu momen menjadi viral. Itulah mengapa kita harus berhati-hati jika membagikan suatu konten di media sosial.
Alih-alih mendapatkan pujian, sebuah konten malah bisa membuat kita malu hingga mendapatkan komentar jahat dari warganet. Itulah yang baru-baru ini dialami oleh seorang wanita.
Dilansir dari laman Daily Star, tak dijelaskan secara rinci nama dan asal wanita yang kontennya cukup viral tersebut. Ceritanya berawal saat ia mengunggah cincin pertunangan di laman Facebook pribadinya.
Pada awalnya, wanita ini mengunggah cincin pertunangannya di group Facebook. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sangat suka dengan cincin tersebut.
"Saya baru saja bertunangan dan saya sangat cinta dengan cincin saya," kata wanita itu.
"Jadi aku perlu tahu apakah cincinku ini memalukan," lanjutnya.
Dalam unggahan itu, ia membagikan dua foto. Foto pertama, ia memperlihatkan cincinnya berserta jari-jarinya dan foto kedua, ia hanya memperlihatkan bentuk cincinnya saja.
Namun di sisi lain, banyak warganet yang menilai bahwa desain cincin wanita tersebut sangat aneh, seperti gumpalan darah.
"Seperti gumpalan darah. Hanya gumpalan darah yang tersisa," kata salah satu warganet.
Baca Juga: Pamer Cincin Pernikahan, Kuku Pengantin Ini Bikin Warganet Salfok
"Ini terlihat sangat murah dan sangat mengerikan," komentar warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan