Suara.com - Gembar-gembor tentang sebutan bangsawan kerajaan rupanya tak cuma datang dari Pangeran Harry dan Meghan Markle. Jauh sebelum 'megxit', ibu tiri mereka, Camilla Shand, juga mengalami hal yang sama.
Melansir laman Glamour, gelar Camilla sudah ditetapkan ketika menikah secara sipil dengan Pangeran Charles dan hal itu tak mengalami perubahan hingga saat ini.
Ketika Pangeran Charles naik tahta menjadi raja, gelar yang seharusnya disandang istri raja adalah ratu.
Namun mengingat kisah mereka yang cukup rumit, Camilla harus cukup puas dengan gelar HRH The 'Princess Consort' atau jika diterjemahkan secara dalam bahasa Indonesia, gelarnya menjadi 'permaisuri putri'.
"Itu adalah gelar baru yang dibuat hanya untuk Camilla, karena memahkotai dirinya sebagai ratu akan menciptakan masalah untuk bangsawan," tulis kolumnis Daniel Engber pada Februari 2005.
Sebelumnya, dijelaskan jika Pangeran Charles menginginkan gelar 'Queen Consort' atau 'permaisuri ratu' untuk istrinya tersebut. Namun, sayangnya ia harus menerima pil pahit. Terlalu banyak rintangan menuju gelar itu sebelum bisa disematkan pada Camilla.
"Niatnya awalnya agar bangsawan itu dikenal sebagai permaisuri ketika pangeran menyetujui tahta. Ini diumumkan pada saat pernikahan dan sama sekali tidak ada perubahan sama sekali," kata juru bicara pasangan kerajaan ini kepada The Times.
Sebelumnya, dijelaskan juga jika Camilla tak bisa menyandang gelar Princess of Wales yang sebelumnya dipegang oleh Putri Diana dengan alasan ingin menghormati mendiang istri suaminya.
Sebagai pengganti, Camilla menggunakan gelar Duchess of Cornwall untuk sebutan kebangsawanan. Bagaimana menurut kalian? Gelar kerajaan ternyata sangat rumit dan membingungkan, ya?
Baca Juga: Punya Kemauan Besar, Meghan Markle Ingin Bintangi Film Superhero
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!