Suara.com - Menjadi seorang desainer pakaian muslim terkemuka di tanah air sekaligus juga seorang ibu rumah tangga membuat Ria Miranda harus pintar-pintar membagi waktu.
Bagi Ria, menjadi ibu rumah tangga ataupun wanita karier memiliki risiko yang berbeda, namun yang penting adalah bagaimana cara membagi waktu dan menyeimbangkannya antara karir dan keluarga.
"Kita harus pintar-pintar bagi waktu antara karier dengan kewajiban kita di rumah," kata Ria saat ditemui Suara.com di kawasan Kemang, Senin (9/3/2020).
Masih banyak perempuan-perempuan di luar sana yang suka membandingkan para ibu dan memberikan komentar. "Kita sudah kerja keras nih, yang positif ya disenyumin aja, yang negatif kita justru buktikan kalau itu nggak benar," lanjutnya.
Bagaimana cara Ria membagi waktunya? Hingga kini, ia mengaku bahwa persoalan tersebut masih menjadi PR-nya hingga sekarang. Dalam kesehariannya, ia harus menjalani hal tersebut.
Namun setiap kalinya ia harus pergi menghadiri acara dan harus meninggalkan anak-anaknya, ia harus memastikan bahwa ia mendapatkan manfaat atau memberikan manfaat, tidak boleh menjadi sia-sia.
"Gimana bisa pergi ke acara ini, sementara anak harus ada yang jemput. Mengatur waktu, terus kayak manajemen keuangan, seorang ibu itu, ya begitu," tuturnya.
Terkadang ia juga tidak mengambil pekerjaan di akhir pekan untuk lebih fokus kepada anaknya. Dan memastikan bahwa ia tiba di rumah sebelum petang untuk meluangkan waktu bersama keluarga.
Dalam rangka Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tiap tanggal 8 Maret, Ria menyebut hari tersebut bisa mengingatkan bahwa masih banyak perempuan yang bisa saling mendukung apapun kegiatan kita. Menginspirasi kita bahwa semua perempuan itu pasti bisa.
Baca Juga: Waralaba Pendidikan Ini Jadi Peluang Ibu Rumah Tangga Dapat Penghasilan
Ria menyarankan bagi semua perempuan Indonesia untuk menganggap apapun pekerjaan yang mereka lakukan memiliki nilai ibadah. Karena hal itulah yang menjadi penyemangat pribadi bagi pemilik merek Ria Miranda ini.
"Apapun yang aku lakukan itu, kalau bisa ada manfaatnya. Jangan sampai sia-sia aja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai
-
Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?