Suara.com - Siapa yang ingin hidup dalam belenggu budak seks. Meskipun mendapat bayaran tinggi, tapi secara tidak langsung banyak pekerja seks yang merasa dirinya terluka dan terkoyak.
Seorang pekerja seks komersial atau PSK mengungkap 10 perilaku paling mengerikan seorang laki-laki terhadapnya saat diminta melayani, seperti diungkap laman Your Tango yang telah dilansir Suara.com berikut ini.
1. Hubungan seks tidak aman
Beruntungnya ia tidak pernah mengalami hal itu. Ia selalu bilang, jika tidak memakai kondom atau alat pengaman, maka tidak ada yang menjamin sebagian darinya atau lelaki tersebut akan menularkan penyakit.
2. Membatalkan janji di menit-menit terakhir
Karena kebanyakan PSK dibayar secara tunai, maka tidak ada jaminan untuk meminta bayatan pada laki-laki yang melanggar janji. Apalagi jika PSK telah memesan kamar hotel dengan biayanya sendiri.
3. Dibayar tidak sesuai perjanjian
Misalnya saja jika laki-laki itu memesan untuk tiga jam penuh, lalu karena tiba-tiba ada halangan, maka perempuan itu mendapat potongan pembayaran. Padahal itu bukan salahnya, kan?
4. Bertindak seenaknya
Baca Juga: Bebas dari Penjara, Roro Fitria Hijrah Pakai Gamis dan Jilbab
Terkadang telalu menyedihkan saat laki-laki meminta oral seks, namun dengan seenaknya ia mengeluarkan air mani di dalam mulut si PSK yang masih bekerja. Membasahi mulutnya, rambut, hingga seprai kamar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan