Suara.com - Virus corona atau Covid-19 menular melalui percikan ludah atau droplet dari pasien yang sakit. Droplet tersebut bisa juga tersebar di beberapa permukaan dan bisa bertahan selama beberapa jam atau bahkan hari.
Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk membersihkan benda-benda yang ada di dalam rumah, karena bukan tidak benda-benda tersebut terpercik droplet dari anggota keluarga yang carrier.
Kebersihan merupakan kunci dari pencegahan virus yang menyebar sangat cepat ini, sekalipun berada di rumah. Dan dikutip dari Health.com, ada 7 benda utama di rumah yang harus dibersihkan menggunakan pembersih yang mengandung disinfektan. Ini dia 7 benda yang sering Anda sentuh setiap hari tanpa sadar. Apa saja?
1. Ponsel
Ponsel adalah salah satu barang yang sering Anda pegang, dan bahkan mungkin Anda sedang memegangnya sekarang saat membaca ini. Meskipun Anda rutin mencuci tangan, kalau tidak membersihkan ponsel, kuman dan virus bisa kembali ke tangan Anda.
lalu, bagaimana cara untuk membersihkan ponsel Anda tanpa membuatnya berisiko rusak karena air? Pertama-tama bersihkan tangan Anda terlebih dahulu, lalu lap permukannya dengan kain mikrofiber antibakteri, lalu semprotkan pembersih ke kain tersebut. Lepaskan casing ponsel dan lap dengan kain bersih yang dicelupkan ke alkohol 70 persen, lalu keringkan.
2. Papan ketik laptop atau komputer
Bukan rahasia lagi apabila papan ketik laptop atau komputer merupakan salah satu tempat terkotor namun merupakan benda yang sering kita sentuh. Apalagi dengan situasi bekerja dari rumah yang mengharuskan Anda menggunakannya selama berjam-jam.
Untuk membersihkannya dengan cepat, hentikan pekerjaan Anda terlebih dahulu dan cabut kabel listriknya. Balikkan laptop atau papan ketik komputer, lalu gunakan tiupan angin untuk menyingkirkan kotoran dan debu. Untuk mendisinfektannya, lap permukaan dengan alkohol 70 persen, namun berhati-hatilah jangan sampai cairannya menetes ke dalam papan ketik.
Baca Juga: Baik untuk Tubuh dan Pikiran, Yuk Coba Membersihkan Rumah Ala Marie Kondo
3. Gagang pintu dan tombol lampu
Chuck Gerba, seorang profesor mikrobiologi lingkungan di University of Arizona mengatakan sangat mungkin seseorang jatuh sakit hanya karena menyentuh gagang pintu yang kotor.
Maka dari itu, gagang pintu dan tombol lampu sangat penting untuk dibersihkan, terutama membersihkan menggunakan cairan disinfektan. Saat membersihkan tombol lampu, berhati-hatilah agar cairannya tidak terjatuh ke lubang listrik.
4. Keran dan meja dapur
Membersihkan dapur tentu jadi hal yang rutin dilakukan meski sebelum pandemi Covid-19 ini berlangsung. Namun dalam situasi kini, kebersihannya harus lebih ketat karena di tempat inilah kemungkinan besar justu banyak bakteri dan kuman bersarang.
Agar bebas bakteri, virus, kuman, dan sebagainya, bersihkan meja dapur dan keran yang kerap disentuh oleh tangan kotor saat mempersiapkan masakan. Semprotkan disinfektan di area tersebut dengan seksama. Bersihkan tiap kali Anda selesai menggunakannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga
-
Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI