Suara.com - Selain pandemi virus corona Covid-19. Indonesia juga diancam dengan maraknya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti, yaitu demam berdarah dengue atau DBD.
Bukan hanya melemahkan tubuh, penyakit ini juga dalam beberapa kasus, sangat mematikan. Padahal perkembangan nyamuk ini bisa ditahan andai kita melakukan upaya pencegahan yang serius.
Dirangkum Suara.com dari berbagai sumber, berikut adalah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah nyamuk berbahaya itu berkembang biak.
1. Bersihkan wadah penampungan air
Coba tengok tetesan air yang tidak terdeteksi, baik dari AC, vas bunga, maupun dispenser yang seringkali menyebabkan genangan kecil dan luput dari pengawasan. Pada genangan inilah jentik nyamuk bisa mulai berkembang biak.
2. Tanaman liar di pekarangan
Siapa sangka ternyata nyamuk juga suka berkumpul di alam, terutama di antara tanaman lebat dan jarang terawat. Sisa-sisa air yang tidak terserap oleh tanah dan menggenang di sekitar tanaman bisa menjadi tempat lembap yang disukai nyamuk.
3. Kuras bak mandi
Nyamuk aedes aegypti betina biasa bertelur pada dinding bak yang terisi air. Larva nyamuk yang menetas dari telur kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme di sekitarnya. Seiring waktu, larva nyamuk akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Keseluruhan siklus ini berlangsung selama 8–10 hari dalam suhu ruang.
Maka, menguras dan membersihkan bak mandi minimal seminggu sekali adalah cara pencegahan demam berdarah paling utama untuk memutus siklus hidup nyamuk tersebut.
4. Jangan menumpuk dan menggantung baju
Kebiasaan menggantung baju di balik pintu, atau menumpuk cucian kotor di pojokan kamar bukan hanya jorok tapi juga nerbahaya. Membiarkan baju menumpuk atau tergantung akan mengundang nyamuk yang memang sangat menyukai bau manusia.
5. Gunakan kelambu
Untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah, kamu bisa memasang kelambu di kamar tidur. Ini sangat berguna terlebih kelambu terbukti bisa menjadi penghalang nyamuk saat kita tertidur. Bila kamu bingung harus membeli kelambu di mana, coba cek produk kelambu antinyamuk di situs serbada.com.
Baca Juga: Job Sepi Akibat Corona, Irma Darmawangsa: Endorse Aja Minta Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata