Suara.com - Setiap tenaga medis yang menangani pasien infeksi corona Covid-19 secara langsung harus menggunakan alat pelindung diri atau APD selama berjam-berjam salah satunya masker. APD hanya boleh dilepas ketika penanganan pasien telah selesai atau jam kerja telah selesai.
Penggunaan APD yang tak menentu dan dalam waktu lama, membuat tak sedikit tenaga medis mengeluhkan kulit wajahnya menjadi kemerahan hingga iritasi akibat menggunakan masker dalam waktu lama.
Dokter spesialis kulit dan kelamin Henry Tanojo menyarankan, sebaiknya tenaga medis yang mengalami hal tersebut jangan dulu memakai krim wajah yang mengandung sifat steroid.
"Jangan pakai krim yang sifatnya mengandung steroid dulu. Kedua jangan pakai topical krim yang mengandung pengelupasan trerinoin acid, refinol. Karena itu bikin iritasi," kata Henry melalu siaran langsung di media sosial Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa saat memakai APD otomatis kulit akan memproduksi minyak lebih banyak dari biasanya. Sehingga pemakaian pelembap juga harus diperhatikan.
"Kalau (kulit) kering baru kasih (pelembap). Kalau berminyak ya cuci muka aja. Artinya, diringankan aja, jangan justru kulit diberatkan, disesuaikan," jelasnya.
Ketika kulit wajah mengalami luka dan merah-merah, Henry menyarankan, lakukan perawatan luka seperti biasa. Sangat dianjurkan untuk menghentikan sementara penggunaan krim wajah terutama yang mengandung steroid.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali