Suara.com - Wabah virus corona telah berdampak buruk terhadap banyak sektor industri pariwisata, salah satunya perhotelan dan restoran. Berdasarkan catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ada 1.642 hotel tutup sementara selama pandemi Covid-19.
Menyikapi hal tersebut, PHRI bekerjasama dengan perusahaan startup, Cakap, memberikan pelatihan kepada para pekerja sektor hotel dan restoran khususnya yang akan mendapatkan kartu pra kerja dari pemerintah.
Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menjelaskan, Cakap akan mendesain program pelatihan yang berbasis hospitality. Sehingga nantinya, pelatihan yang diberikan akan lebih spesifik.
"Dengan sosialisasi, para pekerja bisa lebih tahu apa saja. Karena program yang didesain Cakap untuk hospitality jadi lebih spesifik. Mereka bisa langsung paham apakah bisa ambil," kata Hariyadi saat konferensi pers penandatanganan kerjasama melalui virtual video, Senin (21/4/2020).
Ia menyampaikan, hingga saat ini telah ada 69 ribu pekerja hotel dan restoran yang terdata di PHRI dan diajukan ke pemerintah untuk mendapat kartu pra kerja. Jumlah tersebut, menurut Hariyadi, sebenarnya baru sebagian dari pekerja yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
"Semula (pekerja) 138 ribu lalu kami data cleansing karena ada yang tidak lengkap sehingga jadi 69 ribu. Bisa dibilang buat seluruh perhotelan dan resto terdampak semua," ucapnya.
Terkait skema pelatihan, CEO Cakap Tommy Yunus menjelaskan bahwa pelatihan akan dilakukan melalui panggilan video dengan menggunakan aplikasi Cakap. Hingga saat ini, platformnya telah menyediakan para pengajar yang siap memberikan pelatihan selama 14 jam.
"Karena pembelajaran live daring ada real teacher. Pengajar kami sudah buka dari jam 8 pagi hingga 10 malam dengan panjangnya waktu 14 jam," kata Tommy.
Alex Nayohar dari Cakap juga menambahkan, anggota PHRI yang mendapatkan kartu pra kerja nantinya bukan hanya diajarkan Bahasa Inggris tapi juga pengetahuan mengenai hospitality.
Baca Juga: Detik-detik Pembantaian Satu Keluarga Tenaga Medis Purwakarta
"Selain itu yang mengambil Cakap dan pegawai PHRI juga akan mendapat 3 bulan free training secara interaktif dari Cakap," kata Alex.
Program pelatihan tersebut sebenarnya bisa diikuti oleh pekerja yang mendapat kartu pra kerja maupun tidak. Namun yang menjadi fokus PHRI, kata Hariyadi, merupakan para peserta pelatihan yang mendapat akses kartu pra kerja.
Mereka diharapkan mampu menyelesaikan seluruh modul pelatihan dengan baik.
"Jangan sampai setelah dapat modul tidak terselesaikan. Karena tujuannya untuk mendapat pengetahuan, perlu kita dorong. Karena kan pakai uang negara jadi Kalau bisa untuk menuntaskan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026