Suara.com - Sehat Saat Lebaran, Ini Cara Membuat Kue Rendah Gula untuk Pasien Diabetes
Menyantap aneka kudapan di hari raya Idul Fitri memang salah satu hal yang dinantikan. Termasuk di antaranya kue favorit seperti nastar, kue salju, hingga kastengel.
Tapi ini jadi bumerang bagi pasien diabetes, di mana makanan manis bisa meningkatkan gula darah sehingga membuat penyakit mereka kambuh.
Jadi buat para pembuat kue, kita harus tahu nih panduan membuat kue rendah gula untuk pasien dibetes yang dibagikan Chef Bahran, Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resort, dalam acara diskusi online, Rabu (20/5/2020).
"Kue kering termasuk makanan yang perlu dihindari oleh penderita diabetes. Tetapi jika Anda benar-benar ingin makan makanan ringan yang satu ini, ada beberapa cara untuk membuat kue kering menjadi lebih ramah bagi penderita diabetes," ujar Chef Bahran.
Lalu, bagaimana cara membuat kue rendah gula untuk pasien diabetes?
1. Pencampuran tepung
Campur bahan tepung dengan tepung terigu untuk membuat kue untuk diabetes yang lebih sehat. Tepung terigu bisa juga menggunakan tepung gandum.
2. Gantikan gula dengan pemanis lain
Baca Juga: Lebih Sehat dan Tetap Enak, Ini Resep Kue Nastar Untuk Penderita Diabetes
Membuat kue untuk diabetes bisa dilakukan jika bahan gula diganti dengan pemanis lain, seperti pemanis alami dari ekstrak tanaman atau yang pemanis yang di anjurkan dokter.
Rasanya lebih manis daripada gula, tetapi tidak berkontribusi pada peningkatan gula darah.
3. Gantikan mentega
Tindakan lain yang diambil untuk membuat kue untuk diabetes lebih sehat adalah mengganti mentega dengan versi yang lebih sehat.
Caranya bisa menggunakan mentega khusus untuk orang diabetes.
Anda bisa mendapatkannya dengan mencampurkan margarin rendah lemak atau minyak canola (atau juga vegetable oil), ke dalam campuran sehingga kandungan lemaknya bisa dikurangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel