Suara.com - Belum lama ini, publik digegerkan dengan peristiwa seorang pria yang nekat masuk ke dalam kandang beruang. Parahnya lagi, pria ini tak mengenakan masker dan terlihat seperti mengajak beruang tersebut berkelahi.
Beruntung, nyawa pria berusia 23 tahun tersebut selamat karena beruang yang dihadapinya sudah tua. Namun dikutip Suara.com dari laman Insider, Sabtu (30/5/2020), pria ini akhirnya dikenai denda.
Denda diberlakukan kepada pria tersebut karena dirinya termasuk melakukan tindakan kejam terhadap satwa.
Usut punya usut, peristiwa itu terjadi di Kebun Binatang Warsawa Polandia. Kebun binatang ini menjadi salah satu objek wisata yang dibuka usai kasus virus corona di Polandia berkurang.
Dalam sebuah video singkat, pria ini tampak melompat ke dalam kandang beruang dan menantangnya berkelahi. Keduanya bergulat selama kurang lebih satu menit di dalam air.
Salah seorang juru bicara kebun binatang mengatakan bahwa sebenarnya pria itu tak perlu panik. Sebab, beruang bernama Sabrina ini sangat terbiasa dengan kehadiran banyak orang.
"Dia (Sabrina) dahulu merupakan anggota sirkus, dirinya terbiasa dengan kehadiran orang. Tapi tak mungkin dia menyerang manusia," sebut juru bicara kebun binatang bernama Ann.
Dalam kejadian itu, Ann menyebutkan bahwa Sabrina tidak terluka. Tetapi sedihnya, Sabrina harus dibawa ke bagian penangkaran karena beruang tersebut psikologisnya terganggu akibat aksi brutal pemuda asing itu.
Sempat dibawa keluar oleh petugas pemadam kebakaran, pria yang tidak diungkap identitasnya ini didakwa terkait kekejaman dan mengganggu ketenangan hewan.
Baca Juga: Intip Perawatan Beruang Madu Sitaan di Jambi
Pria ini juga diberikan hukuman pelayanan masyarakat selama 20 jam per bulan dan denda senilai Rp 18 juta sampai Rp 108 juta akibat tidak memakai masker sesuai aturan yang berlaku di Polandia.
Duh, perbuatan pria yang mengganggu beruang ini sebaiknya jangan ditiru, ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan