Suara.com - Seiring pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai, masyarakat diminta beradaptasi dengan aturan tatanan hidup baru atau the new normal.
Bahkan pusat perbelanjaan seperti mal direncanakan akan mulai dibuka pada 15 Juni 2020 mendatang.
Meski aktivitas di luar rumah perlahan kembali dipulihkan, Dokter spesialis infeksi dan tropik Erni Juwita Nelwan Sp.PD-KPTI mengimbau masyarakat untuk mengingat bahwa hanya bepergian saat keadaan sangat mendesak.
"Artinya kalau bekerja boleh, kalau memang harus ke sekolah nantinya boleh, beribadah juga aksesnya sekarang sudah boleh," kata Erni Juwita Nelwan Sp.PD-KPTI ketika dihubungi Suara.com, beberapa waktu lalu.
Erni beranggapan, pengelola pusat perbelanjaan seperti mal juga harus memerhatikan segala aspek pencegahan virus corona penyebab sakit Covid-19.
"Harus bisa antisipasi kerumunan karena kalau orang sudah bisa kerja, kantornya bisa atur ada yang cuma 50 persen (masuk kantor). Dalam kantor gak boleh lebih dari sekian orang. Kalau tempat wisata gimana? Rasanya kan gak mungkin," ucapnya.
Menurut Erni, antisipasi terjadinya kerumunan harus diatasi pengelola mal, misalnya dengan melalukan pengawasan yang ketat.
Meski demikian, Ia mengakui tak mudah untuk melakukannya. Tetapi hal tersebut tetap harus dilakukan sebab virus penyebab Covid-19 mudah menular saat manusia berdekatan.
"Paling penting pengawasannya. Jangan sampai kerumunan ini menciptakan kluster baru. Karena kalau sudah muncul kluster baru, pertama mall, kedua tempat ibadah, ini secara gak langsung kita bicara kerumunan massa. Kalau kantor bagaimana diatur, mungkin masih bisa. Karena jumlahnya juga segitu-gitu aja," ucapnya.
Baca Juga: Penambahan Covid Pecah Rekor 234 Orang, Wagub DKI: Sebagian Kasus Rapelan
Terkait penerapan protokol kesehatan tentu jadi hal wajib yang harus dilakukan.
Erni menyampaikan, pengelola mal harus menjaga akses tempat membersihkan tangan dan setiap area yang mungkin banyak disentuh juga memastikan setiap pengunjung menggunakan masker.
Selain itu, protokol jaga jarak harus selalu dilakukan. Karenanya Erni meminta agar pengelola mal membatasi jumlah pengunjung yang masuk dan tetap memberikan tanda jaga jarak pada antrean kasir atau pun tempat makan.
"Itu (tanda jaga jarak) harus tetap dipertahankan selama masih ada Covid. Kemarin saya lihat di supermarket sudah ada yang dicopot, padahal sekarangkan baru PSBB transisi bukan berarti Covid selesai," tuturnya.
Meski demikian, Erni sadar terlepas dari segala aturan yang akan diterapkan, semua kembali pada kesadaran masyatakat atau pengunjung itu sendiri.
Apalagi Erni mengatakan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia masih cenderung lemah. Sehingga tak heran masih ditemukan lokasi padat pengunjung meski sudah dilakukan imbauan jangan berkerumun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
-
5 Ide Kado Valentine untuk Suami atau Istri, Bikin Hubungan Makin Harmonis
-
5 Shio Paling Mujur dan Hoki Besok 5 Februari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Urutan Skincare Malam untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Tetap Kencang
-
Tempat Curhat Ternyaman, Ini 6 Zodiak yang Dikenal Paling Jago Jadi Pendengar
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Trik Skin Prep agar Foundation Tidak Cakey di Kulit Bertekstur, Rahasia Makeup Mulus Seharian!
-
5 Body Mist Supermarket yang Aromanya Mirip Parfum Jutaan Rupiah
-
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?