Suara.com - Beberapa waktu silam, potret kulit putih nyaris transparan sempat menjadi viral di kalangan warganet Indonesia. Saking putihnya, warna kulit tersebut membuat banyak orang ngeri hingga bertanya-tanya.
Baru-baru ini, diketahui jika potret kulit putih yang viral tersebut ternyata lebih dulu ramai diperbincangkan oleh warganet Thailand.
Melansir dari laman Oddity Central, foto kulit putih tersebut ternyata merupakan bagian dari iklan krim pemutih kulit bernama Milk Lotion Whitening Skin.
Di Asia Tenggara sendiri, bisnis krim pemutih kulit memang bukan hal baru. Demi menarik pembeli, tak sedikit yang mengiklankan krim pemutih kulit di media sosial.
Meski begitu, krim Milk Lotion Whitening Skin ini menimbulkan kontroversi. Pasalnya, krim ini diklaim mampu mengubah warna kulit kecokelatan menjadi putih bak mayat.
Tentu saja, iklan krim pemutih ini lekas menarik perhatian. Namun, bukannya menerima tanggapan baik, banyak yang merasa syok.
Beberapa orang bahkan menyebutkan jika warna kulit pasca memakai krim pemutih tersebut malah terlihat seperti zombie atau sosok White Walker.
Selain itu, warganet juga merasa takut melihat krim pemutih yang mampu mengubah warna kulit secara drastis hingga dirasa tidak wajar.
"Warna putih mayat seperti ini lebih cocok untuk special effects film zombie," komentar salah satu warganet Thailand.
Baca Juga: Bisa Sebabkan Iritasi, Ini Alasan Masker Putih Telur Berbahaya bagi Kulit
"Lengan itu terlihat seperti milik orang mati," tambah yang lain.
Sekadar informasi, krim pemutih kulit merupakan salah satu produk kecantikan yang mudah ditemukan di pasaran.
Namun, produk krim pemutih kulit juga kerap mengandung komponen berbahaya seperti steroid, hydroquinone, tretinoin, hingga merkuri.
Melansir Daily Mail, kandungan tersebut dapat mengancam kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu panjang.
Beberapa dampak negatif krim pemutih kulit di antaranya adalah kanker kulit, kerusakan hati, keracunan merkuri, perubahan pigmentasi kulit, hingga iritasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan