Suara.com - Sering begadang akan membuat Anda kesulitan untuk bangun pagi. Tak hanya itu, begadang bisa menyebabkan Anda kurang tidur, yang tentu berdampak buruk apabila Anda harus bekerja di pagi hari.
Namun menurut para ahli, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan agar Anda tetap bisa rutin bangun pagi.
Cara pertama adalah dengan membiarkan terpapar cahaya alami dari sinar matahari. Sinar matahari pagi memengaruhi ritme sirkadian tubuh kita.
"(Sinar matahari) lebih kuat dari melatonin atau obat-obatan apapun yang biasa Anda konsumsi," kata Dr. Nathaniel Watson, co-director di University of Washington Medicine Sleep Center, seperti dilansir dari BBC.
Ini berarti bukalah gorden Anda dan biarkan sinar matahari masuk saat Anda bangun tidur. Tak rumit, dan ini membantu Anda lebih mudah bangun tidur dan memiliki mood yang lebih baik di pagi hari.
Cara kedua adalah dengan mematikan seluruh gadget seperti ponsel, televisi, tablet, dan komputer sebelum tidur.
Dr. Watson menjelaskan apabila kita masih bermain gadget sebelum tidur, kita membanjiri otak kita dengan gelombang cahaya biru.
"Anda memberitahu tubuh Anda bahwa ini waktunya untuk bangun, dan itu bukanlah pesan yang seharusnya Anda kirim," jelasnya, seperti dikutip dari The List.
Matikan seluruh cahaya di dalam kamar setidaknya 30 menit sebelum Anda siap tertidur. Mungkin tidak mudah, namun cara ini membantu Anda lebih mudah tidur dan cepat mengantuk, yang tentunya penting apabila Anda ingin bangun pagi.
Baca Juga: Manfaat Bangun Pagi: Cegah Kanker Payudara hingga Bikin Bahagia
Yang terakhir, sangat penting bagi Anda untuk mencoba dan merutinkan jadwal tidur, dengan menargetkan jam tidur dan bangun pada saat yang sama setiap harinya.
Hal ini juga bisa menghindarkan Anda dari begadang. "Apabila Anda tidur terlambat di hari Minggu malam tapi harus bangun pagi di Senin, maka Anda bisa melihat dampak yang cukup negatif," pungkas Dr. Watson.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim