Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menyebabkan "darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Save The Childer memprediksi sebanyak 9,7 juta anak-anak tidak akan bisa kembali lagi ke sekolah.
Badan amal Inggris itu mengutip data UNESCO yang menunjukkan bahwa pada bulan April, 1,6 miliar anak muda dikeluarkan dari sekolah dan universitas karena langkah-langkah untuk mengurangi penyebaran Covid-19.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, seluruh generasi anak-anak di seluruh dunia mengalami gangguan pendidikan," katanya dalam sebuah laporan baru, Save our Education. Demikian seperti dilansir dari Global Times.
Dikatakan bahwa kejatuhan ekonomi dari krisis ini dapat memaksa 90 hingga 117 juta anak-anak jatuh dalam jurang kemiskinan, dengan efek langsung pada penerimaan sekolah.
Dengan banyaknya anak muda yang dituntut untuk bekerja atau anak perempuan yang dipaksa menikah dini untuk menghidupi keluarga mereka, ini dapat menyebabkan antara tujuh dan 9,7 juta anak putus sekolah secara permanen.
Badan amal itu juga memperingatkan krisis itu bisa menyisakan kekurangan $ 77 miliar dalam anggaran pendidikan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah pada akhir tahun 2021.
"Sekitar 10 juta anak mungkin tidak pernah kembali ke sekolah - ini adalah darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pemerintah harus segera berinvestasi dalam belajar," kata kepala eksekutif Save the Children Inger Ashing.
Badan amal itu mendesak pemerintah dan donor untuk menginvestasikan lebih banyak dana dalam rencana pendidikan global baru untuk membantu anak-anak kembali ke sekolah ketika itu aman dan sampai saat itu, mendukung pembelajaran jarak jauh.
Baca Juga: Anak Main Media Sosial Selama Pandemi? Begini Baiknya Pendampingan Orangtua
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Saham Ini Diramal Tahan Banting
-
Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Mengenal Sifat Asli Zodiak Sagitarius yang Suka Kebebasan, Ternyata Sosok Sahabat Setia
-
Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar
-
Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1
-
Suami-Istri Kompak Pelaku Pencurian Kambing, Dijual Lewat COD Berujung Apes
-
Sekolah TK-SMP di Pekanbaru Diliburkan Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Ramalan Shio 24 Agustus 2026, 4 Shio Ini Diprediksi Jalani Hidup yang Lebih Mudah
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar