Suara.com - Hubungan pangeran Harry dengan saudaranya Pangeran William diketahui selalu mengalami pasang surut. Namun disinyalir, Harry dan kakaknya memiliki hubungan yang terjal bahkan jauh sebelum Meghan Markle terlibat dan dipersunting Harry.
Dikutip dari Daily Express, ketika usia empat tahun, Pangeran Harry diketahui pernah sangat marah secara mengejutkan kepada saudaranya itu.
Sejumlah pakar Kerajaan Inggris berbicara tentang banyak keretakan yang terjadi di kerajaan dalam film dokumenter Channel 5, 'Pangeran Harry: Pangeran Bermasalah'.
Banyak ahli kerajaan juga menyampaikan bahwa Harry mulai memahami realitas jalan ia dan William yang sangat berbeda sejak dia masih kecil.
Pertengkaran antara Harry dan William pernah terjadi ketika keduanya dibawa Putri Diana ke Gloucester selama akhir pekan. Insiden itu tidak sengaja didengar oleh Ken Wharfe, seorang perwira perlindungan yang telah lama melayani para bangsawan. Wharfe terpana dengan ledakan amarah Pangeran Harry saat itu.
"Mereka jelas memulai awal yang buruk karena mereka berdebat sebelum kita pergi," kata Wharfe dikutip dari Daily Express.
Wharfe mengatakan, pengasuh para pangeran muda harus menjadi wasit ketika anak-anak lelaki itu berdebat di kursi belakang mobil saat akan bepergian.
"Harry entah dari mana berkata: 'William, suatu hari kamu akan menjadi raja, aku tidak akan, itu tidak masalah karena itu aku bisa melakukan apa yang aku suka'," cerita Wharfe.
Putri Diana dikatakan terkejut dengan pernyataan itu dan mempertanyakan dari mana Harry mendapatkan ucapan itu.
Baca Juga: Jauh Dari Keluarga, Pangeran Harry Dikabarkan Merasa Tersiksa
Banyak yang mencemaskan Putri Diana, anak-anak dikatakan telah diperlakukan berbeda oleh istana ketika tumbuh dewasa. Film dokumenter itu bahkan melihat klaim bahwa Ibu Suri Ratu Elizabeth membentuk ikatan yang lebih dekat dengan Pangeran William.
Penulis biografi kerajaan Angela Lewin mengatakan, Ibu Suri akan selalu mengundang Pangeran William untuk minum teh dan berbicara dengannya tentang masa depan. Tetapi tidak mengundang Pangeran Harry.
Terlebih lagi, ia dilaporkan meninggalkan Harry lebih banyak uang ketika dia meninggal pada tahun 2002. Ketika dia meninggal, dia meninggalkan sekitar 14 juta poundsterling (setara Rp 257,7 miliar) dari tanah miliknya kepada Harry.
Keputusan itu bukan karena preferensi pribadi, melainkan bahwa William akan mendapat manfaat finansial dari menjadi Raja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga