Suara.com - Kita mungkin hanya bisa membayangkan kemewahan apa yang di meja makan keluarga kerajaan, termasuk di Istana Buckingham, Inggris.
Meski kamu berpikir, bahwa mereka bisa saja menyantap segala sesuatu yang mereka inginkan, tapi nyatanya, Ratu Elizabeth II dan seluruh keturunannya memiliki makanan pantangan.
Penasaran daftar makanan apa saja yang harus mereka hindari dan tak boleh ada di meja makan kerajaan? Berikut daftar beserta alasannya, seperti yang dilansir Hello Magazine.
1. Bawang putih
Disukai oleh banyak orang, ternyata bawang putih yang bisa menyebabkan napas beraroma tak sedap, dilarang oleh Ratu Elizabeth II untuk ada di meja kakannya.
Duchess of Cornwall pernah mengungkapkan pada MasterChef Australia bahwa di instana, tidak ada makanan yang boleh mengandung terlalu banyak bawang putih.
"Bawang putih tidak boleh, Anda tidak boleh menggunakan bawang putih," kata Camilla.
Hal ini dikonfirmasi oleh mantan koki kerajaan Darren McGrady, yang mengungkapkan bahwa koki istana dilarang menyajikan makanan yang mengandung terlalu banyak bawang atau bawang putih.
2. Kerang
Baca Juga: Ini Alasan Bangsawan Inggris Dilarang Mengecat Kuku Berwarna Cerah
Makanan satu ini juga tidak disukai oleh para bangsawan, alasannya karena berisiko menyebakan keracunan makanan.
"Ini adalah langkah yang sangat masuk akal untuk meninggalkan makanan laut ketika keluar dalam tugas publik. Kami tidak ingin anggota keluarga Kerajaan bereaksi serius terhadap keracunan makanan, terutama jika dia sedang tur ke luar negeri," jelasMantan kepala pelayan kerajaan Grant Harold.
Meski begitu, nampaknya aturan ini terkadang dilanggar. Misalnya saat Pangeran William pernah mengungkapkan kecintaannya pada sushi dan Pangeran Charles pernah mencicipi kerang. Dikatakan, Ratu Elizabeth II lah yang selalu berpegang pada pedoman ini.
3. Foie Gras
Kelezatan makanan khas Prancis ini dilarang untuk disajikan di istana pada tahun 2008 oleh Pangeran Charles karena keprihatinan akan kesejahteraan hewan. Wakil Kepala Rumah Tangga kerajaan mengumumkan aturan itu dalam sepucuk surat kepada seorang aktivis Bristol.
"Aku hanya ingin meyakinkanmu bahwa Pangeran Wales memiliki kebijakan bahwa para koki tidak boleh membeli foie gras," tulis surat tersebut.
Berita Terkait
-
Hutan di Meja Makan: Mengapa Suapan Kita Bisa Menjadi Jejak Deforestasi?
-
Tampil Elegan di Meja Makan: Kuasai 10 Aturan Penting Ini
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Etika Trump Dipertanyakan! Raja Charles III Dibelakangi saat Kunjungan Kenegaraan
-
Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda