Suara.com - Peluang untuk selingkuh memang bisa ada di mana saja. Namun, sebuah penelitian rupanya menyebut bahwa menghadiri acara pernikahan menjadi momen paling potensial.
Saat pergi kondangan ke acara pernikahan teman atau kerabat, banyak orang memilih membawa pasangan mereka.
Banyak alasan yang melatarbelakangi, mulai dari sekedar pamer hingga memang ingin memperkenalkan pasangan kepada orang-orang terdekat.
Namun, beberapa di antara kamu mungkin memiliki pasangan yang lebih suka pergi sendirian. Mereka tidak merasa harus mengajakmu dengan beragam alasan.
Jika itu yang terjadi, sebaiknya kamu lebih waspada. Pasalnya, sebuah penelitian mengungkapkan bagaimana menghadiri acara pernikahan bisa menjadi awal mula perselingkuhan.
Melansir Yourtango, situs kencan IllicitEncounters.com pernah melakukan survei terhadap lebih dari 2.000 pria dan wanita pada 2011 lalu.
Hasilnya mengungkapkan bahwa pria adalah pihak yang lebih mungkin selingkuh saat datang ke acara pernikahan.
Skenario paling umum adalah bermain api dengan bridesmaid alias pengiring pengantin.
Selain itu, sekitar 32 persen responden pria mengaku bersikap tidak setia saat tak hadir bersama pasangan mereka.
Baca Juga: Bikin Geram, Pria Ini Malah Selingkuh dengan Adik Ipar di Malam Pernikahan
Juru bicara situs tersebut mengatakan, "Ada sesuatu tentang pengiring pengantin yang sangat menarik bagi pria."
"Mungkin dengan mengenakan pakaian pengiring pengantin, mereka mengiklankan fakta bahwa mereka masih lajang dan juga di sebuah pernikahan, setiap orang ada di sana untuk bersenang-senang," katanya kemudian.
Ada pula stereotip lama tentang bagaimana pernikahan menjadi peristiwa menyedihkan bagi mereka yang masih lajang. Orang-orang jadi relatif rentan perasaannya sehingga mudah terbawa suasana.
Nah, bagaimana menurutmu sekarang? Apakah jadi merasa waswas saat pasangan menolak ditemani pergi kondangan?
Namun, tentu saja acara pernikahan bukan satu-satunya momen potensial untuk dimulainya perselingkuhan.
Sebanyak 27 persen responden pria mengaku selingkuh saat ikut pesta bujang. Tak hanya itu, walau tidak signifikan, kemungkinan reuni sekolah rawan perselingkuhan disebut mencapai 9 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?