Suara.com - Bakso adalah salah satu makanan favorit orang Indonesia yang dibuat dari bahan dasar daging dan tepung yang biasanya disajikan dengan mie dan sayuran dalam mangkok.
Daging giling yang diberi bumbu dan dibentuk bulat ini kian beragam dan kekinian ukuran dan bentuknya.
Salah satu inovasi kreatif para penjual bakso sekarang adalah membuat ukurannya menjadi lebih besar atau jumbo, saat menyantapnya bukan cuma bikin kenyang tapi sampai bosan makan.
Namun belakangan video pembuatan bakso jumbo sebesar mangkok menjadi sorotan. Bukan karena ukurannya yang kelewat gede, namun proses pembuatannya yang memasukkan cetakan mangkok baksonya ke dalam panci besar dengan air yang mendidik.
Video yang dibagikan akun instagram @resepnyummy tersebut mendapat reaksi kritikan dari warganet, tidak sedikit yang menyebutkan tidak boleh memasukkan cetakan mangkok plastik ke dalam air yang mendidih karena akan mengurai zat kimia plastik ke dalam baksonya.
"Tapi ini mangkok plastik memang bisa tahan panas ya.kayaknya gak boleh dipanaskan mangkok yg bahan ini," tulis @susinishinta.
"Plastik gak boleh direbus sm makanan,bahaya," tulis @yullylim_.
"Ga bahaya apa kandungan kimia dari mangkok plastiknya ikutan di rebus gitu," tulis akun novidwilestari.
"Plastik.gak boleh digodok bisa kanker," tulis akun @peyek_tipis_syp.
Baca Juga: Viral Kakak-Adik Tukaran Makeup, Beda Warna Kulit Bikin Hasilnya Begini!
Tapi ada juga netizen yang beranggapan komentar warganet berlebihan karena banyak jenis makanan yang dimasak serupa, yakni dimasak dalam air mendidih bareng mangkok plastiknya.
"Yang komplain masalah mangkok plastik, apaqa makan siomay dikukusnya pqkai mangkok atau kue talam atau kue mangkok?" tulis netizen lainnya yang miliki pendapat berbeda.
Hingga artikel ini ditulis, video bakso jumbo dimasak bareng mangkok plastik dalam panci dengan air mendidih tersebut telah dilihat 200 ribu warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan