Suara.com - Upacara 17 Agustus untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI di gunung lazim dilakukan oleh para komunitas pecinta alam. Namun di masa pandemi ini, upacara di gunung tak boleh melupakan protokol kesehatan, termasuk jaga jarak. Simak apa saja protokol kesehatan yang harus dilakukan para pendaki!
Buat para ibu yang tengah menyusui, minum teh atau kopi sebaiknya dibatasi karena khawatir kafein yang terkandung dalam dua minuman tersebut mencampuri ASI yang pada akhirnya mengganggu tidur bayi. Dan sebagai gantinya, sebuah toko online di Singapura menawarkan bubble tea laktasi untuk ibu menyusui. Wah, seperti apa rasanya?
Awali pagi Anda dengan 3 berita menarik lainnya, yang link-nya bisa Anda temukan di bawah ini!
1. Berencana Upacara 17 Agustus di Gunung? Jangan Lupa Jaga Jarak!
Di masa pandemi, upacara di gunung tak boleh melupakan protokol kesehatan, termasuk jaga jarak.
Ya, upacara 17 Agustus untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI di gunung lazim dilakukan komunitas pecinta alam.
2. Toko Ini Buat Menu Teh Bubble Laktasi, Cocok Untuk Ibu Hamil dan Busui!
Ibu menyusui dilarang terlalu banyak minum teh atau kopi karena kafein yang terkandung dalam dua minuman tersebut terbukti bisa mencampuri Air Susu Ibu atau ASI yang pada akhirnya mengganggu tidur bayi.
Baca Juga: VIRAL! Pendaki Gunung Lawu Membludak Antre Mau Upacara 17 Agustus di Puncak
Tetapi, toko online di Singapura justru menawarkan teh bubble laktasi untuk ibu menyusui.
3. Ngakak! Prank Sang Pacar, Wanita Ini Buat Cokelat Fondue dari Bawang
Bagi Anda para pecinta kuliner bercita rasa manis, kalian tentu sudah tak asling lagi ketika mendengar salah satu makanan cokelat fondue.
Sebenarnya, fondue ini merupakan salah satu hidangan yang dinikmati dengan cara mencelupkan potongan makanan ke dalam sebuah cairan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan