Suara.com - Membangun kehidupan pernikahan yang harmonis dan bahagia memang bukan perkara mudah. Ada kalanya, seseorang berakhir selingkuh karena tak lagi cocok dengan pasangan.
Namun, lain halnya dengan kisah ibu bernama Emma Ferdigan ini. Emma yang berumur 37 tahun adalah seorang panseksual atau memiliki ketertarikan pada jenis kelamin apa pun.
Emma sudah menikah dengan suaminya yang bernama Robert dan punya 4 orang anak. Namun, Emma mengaku bosan karena dia tidak punya kesempatan untuk mengeksplor statusnya sebagai panseksual.
Melansir The Sun, Emma dan Robert setuju untuk kembali mencoba berkencan dengan orang lain meski telah menikah. Sekitar tiga tahun lalu, Emma dan Robert berkencan dengan pasangan suami istri lain bernama Simon dan Kelly.
Hubungan poliamori tersebut awalnya berjalan lancar. Selain memiliki suami, Emma juga berkencan dengan Simon dan Kelly.
Sementara, suaminya Robert hanya berkencan dengan Kelly dan berteman dengan Simon.
Namun, hubungan itu tidak berjalan lancar. Tahun lalu, Emma putus dari Kelly dan hal ini membuat suaminya ikut putus.
Meski begitu, Emma ingin mempertahankan baik hubungannya dengan Robert dan Simon. Meski sulit, akhirnya kini Emma punya dua pasangan laki-laki.
"Aku berada dalam hubungan yang penuh cinta dengan Simon, sementara aku dan Rob sudah menikat sejak 2006."
Baca Juga: Hubungan Poliamori Bikin Geger, Pria dengan 2 Pendamping Ini Tuai Kecaman
"Rob adalah pasangan terbaik dan aku tidak bisa hidup tanpanya, tapi tidak adil untuk berharap dia bisa memenuhi semua kebutuhanku. Cinta itu tidak terbatas. Cinta tidak berakhir hanya pada satu orang."
Tidak sampai di sana, Simon juga ikut merawat anak-anak Emma dan Robert. Bahkan, Simon memiliki julukan sebagai orangtua cadangan.
Simon sendiri mengakui jika dirinya tidak mau putus dengan Emma meski sang istri sudah menolak terlibat dalam hubungan poliamori.
"Aku tidak mau melepaskan Emma tanpa mencoba lebih dulu, tahu bahwa komunikasi adalah kunci," jelas Simon.
"Ada rasa cemburu, itu adalah masalah. Tapi cemburu hanyalah emosi dan kau bisa menyelesaikannya dengan berbicara," tambah Simon.
Robert juga mendukung pilihan Emma ini. Menurutnya, hubungan mereka dapat tetap berjalan lancar selama ada komunikasi.
Di sisi lain, Emma sendiri tidak lagi bisa berhubungan dengan keluarga besarnya karena hubungan asmara tidak biasa ini.
"Emma memiliki beberapa masalah dengan keluarganya, tapi kebanyakan orang sekarang sudah berpikiran terbuka soal hubungan poliamori," tandas Robert.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
3 Rekomendasi Hai Dryer yang Tidak Merusak Rambut, Watt Kecil
-
4 Moisturizer Lokal di Bawah Rp50 Ribu, Bantu Cerahkan Kulit dan Samarkan Noda
-
Pencuri Motor Ojol Wanita Disabilitas di Medan Ditangkap, Kaki Ditembak
-
Dua Anak Luka Bakar, Ini Detik-detik Mencekam Kebakaran Rumah di Pajang Solo
-
Pegang Info Vital, Ferry Boboho Dilindungi LPSK di Kasus Febrie karena Ada Potensi Ancaman!
-
Review Silo Season 2: Misteri Pintu Besi dan Kebohongan Massal Penguasa!
-
Pesawat TNI AL Keluar Landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Runway Ditutup
-
Skandal Daster Pink di Rumah Kos: Oknum Pegawai BPN Tuban Kepergok Ngamar dengan Istri Orang
-
Wangi Manis Segar yang Nggak Eneg! 6 Parfum Berry Notes untuk Sehari-hari
-
Harga Emas Antam Makin Mahal, Modal Rp1 Juta Kini Tak Cukup Beli 0,5 Gram