Suara.com - Menjadi pengusaha di bidang makanan mungkin tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh Lindawaty. Bermula dari iseng, Lindawaty kini memiliki usaha yang cukup besar dan mencetak ribuan UKM.
Lindwaty kini meraih sukses di bidang kuliner. Selain memiliki toko kue bernama Dapur Lindawaty Cakery, ia juga menjadi pengajar untuk kursus online dan selebgram terkenal.
Sebelum memulai bisnis di bidang kuliner, Lindawaty awalnya membuka usah salon muslimah. Meski terbilang laris, entah mengapa Linda mengaku jenuh menjalani bisnisnya itu.
Saat mencari ide untuk membuka usaha baru, Lindawaty kemudian iseng-iseng membuat aneka makanan termasuk kue, roti, pudding hingga minuman kekinian.
Resep dari aneka makanan yang ia buat, Lindawaty kemudian membagikannya ke Instagram-nya, @dapur_lindawaty. Aktivitas yang tadinya hanya sekedar membunuh kebosanan ini kemudian malah mendapat sambutan dari warganet.
Di awal 2016, follower @dapur_lindawaty hanya sekitar 5.000-an. Namun setelah beberapa bulan, melonjak hingga 50 ribuan.
Dari situ, Linda kemudian membuat buku resep, dan kini telah menerbitkan empat buah buku.
Karena resep-resep yang dibuatnya menarik warganet, banyak orang kemudian meminta Lindawaty untuk menjadi pengajar kursus online.
Tawaran itu pun disanggupinya. Sejak 2019, Linda membuat kursus online dan selalu ramai peminat.
Baca Juga: Cara Nagita Slavina dan Mama Rieta Rembukan Bantu Bisnis Kuliner Rumahan
"Tujuannya memang membentuk wirausaha, apalagi di masa pandemi seperti ini. Ketertarikan akan kursus online sangat meningkat, hingga empat kali lipat," ungkap Lindawaty.
Saat ini, Lindawaty memiliki followers Instagram lebih dari 450 ribu. Meski berbagai resep telah ia bagikan di Instagram, tapi peminat kursus online tersebut meningkat.
"Sepertinya karena mereka ingin tahu teknik, tips dan triknya lebih dalam, makanya banyak yang ikut kursus. Apalagi tren makanan dan minuman kekinian cepat berganti," tutur Linda.
Kelebihan lain dari Dapur Lindawaty Cakery adalah, makanan yang dipesan bisa diantar mulai pukul 7 pagi.
Tag
Berita Terkait
-
7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah
-
4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
-
5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo
-
7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat
-
Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal