Suara.com - Menikah di masa pandemi harus dipersiapkan dengan ekstra hati-hati. Tamu pernikahan pun mesti dibatasi agar lebih mudah dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun, siapa saja yang sebaiknya masuk daftar undangan?
Merangkum dari Boldsky, berikut beberapa tips menentukan jumlah tamu pernikahan.
Pertama, buat daftar tamu awal
Sebagai tahap awal, kamu bisa menulis nama anggota keluarga dekat, teman dekat, dan kerabat. Kamu juga bisa memasukkan nama orang yang mengundangmu ke pernikahan mereka. Jika mau, kamu pun dapat menambahkan nama teman-teman yang jarang ditemui.
Perhatikan anggaran
Kamu juga perlu menentukan anggaran untuk tamu, minimal terkait katering dan suvenir. Setelah itu, kamu bisa mengurangi jumlah orang dalam daftar calon tamu undangan.
Tinjau kapasitas lokasi pernikahan
Jika gedung yang akan kamu sewa hanya sanggup nemapung maksimal 100 tamu, jangan undang 150 orang. Itu akan menimbulkan ketidaknyamanan, terlebih di masa pandemi seperti sekarang.
Kalau tidak terlalu dekat secara emosional, kamu bisa menghapis nama tetangga, teman kantor, kenalan, atau teman sekolah yang sudah lama tidak berjumpa.
Baca Juga: Semoga Samawa! Pernikahan Kakek-Nenek Disaksikan Anak-Cucu Ini Bikin Baper
Diskusikan dengan pasanganmu
Kamu tentu juga perlu mengetahui siapa saja yang ingin diundang pasanganmu. Diskusikan bersama apakah memungkinkan untuk memasukkan mereka dalam daftar tamu pernikahan.
Putuskan siapa yang tidak ingin kamu undang
Itu termasuk langkah paling penting. Kamu harus sangat berhati-hati saat memutuskan siapa saja orang yang tidak kamu harapkan datang. Misalnya, apakah kamu ingin melihat mantan pacar di hari pernikahan kalian? Jika tidak, hapus saja namanya.
Banyak bertanya pada diri sendiri sebagai pertimbangan
Kamu sudah melakukan beberapa tahap sebelumnya tapi jumlah orang dalam daftar tamu undangan masih terlalu banyak? Coba ajukan beberapa pertanyaan khusus untuk dirimu sendiri.
Contohnya, apakah kamu bertemu dengan mereka dalam beberapa tahun terakhir? Apakah kamu benar-benar berhubungan baik dengan mereka? Apakah mereka sangat berarti bagimu dan keluargamu? Apakah mereka berpotensi membuat drama yang tidak perlu?
Jangan masukkan lagi nama yang sudah dihapus
Setelah mendapatkan daftar final, kamu harus konsisten. Jangan menambahkan kembali mereka yang namanya sudah dihapus. Hal seperti itu hanya membuatmu bingung karena mungkin jadi harus memikirkan nama orang lain yang perlu dicoret agar jumlah tamu pernikahan tidak kebanyakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan