Suara.com - Mata pelajaran PPKN atau Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kini tengah trending topic di Twitter berkat Pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang dilakukan DPR RI pada Senin (5/10/2020).
Itu terjadi sebagai bentuk kekecewaan warganet, karena di dalam UU tersebut terdapat pasal-pasal kontroversial yang dianggap bisa merugikan pekerja. Salah satunya adalah apa yang dicuitkan oleh akun @holodrag.
"Saya capek belajar Pkn (Pendidikan Kewarganegaraan) hapalin fungsi fungsi DPR eh ternyata fungsinya nyusahin rakyat," tulisnya.
Cuitan ini pun viral dan mendapat lebih dari 114 ribu likes dan lebih dari 60,2 ribu retweets sampai siang ini, Selasa (6/10/2020).
Banyak warganet yang setuju atas apa yang disampaikan pemilik akun tersebut. Mereka pun beramai-ramai menggunakan tagar PPKN sebagai salah satu aksi protes di Twitter.
Hingga saat ini tagar tersebut telah digunakan lebih dari 28,3 ribu kali.
"Can menteri pendidikan change the curriculum. Our younger sisters and brothers don’t need to learn DPR in PPKn because, percuma," tulis @THINWHITELLIES.
"Aku sedih melihat video ini, guru PPKn ku gak pernah mengajarkan cara berdemokrasi seperti ini. Mereka sekolah gak sih? Hak untuk berpendapat mana? Ego yg utama," cuit @achilleskv.
"Tolong jangan membuat kami seluruh pelajar indonesia menyesal menghafalkan tugas dan wewenang DPR dipelajaran PPKN yang ternyata tidak ada faktanya sama sekali," komentar @marvxile.
Baca Juga: Kini Belasan Anggota DPR Positif Covid-19, Puluhan Staf Ahli Juga Tertular
"Tengah malam baca ini emosi banget sumpah. Aku belajar ppkn dari SD, SMP, SMA bahkan sampai perkuliahan tentang wewenang DPR, kayaknya ga berguna sama sekali. Disuruh dihafal tapi yang dibuku sama realita wewenangnya jauh berbeda ternyata," ungkap @MrsFullsun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan