Suara.com - Jenis dress tentu bukan hanya maxi atau mini dress. Dilihat berdasarkan model dan desainnya, sebenarnya ada begitu banyak nama berbeda.
Merangkum Yukepo.com, kamu mungkin sudah sering melihat beberapa jenis dress berikut ini atau bahkan memilikinya di lemari. Namun, bisa jadi kamu belum tahu bagaimana cara menyebut mereka.
Bardot dress
Bardot dress ini punya potongan off shoulder tapi ada lengan kecil tepat di bawah perpotongan lengan dan bahu. Ada yang modelnya cocok untuk acara pesta, tapi terdapat pula yang lebih kasual.
Shift dress
Sempat populer di awal 1960-an, dress ini memiliki potongan dan desain sederhana dan boxy shape yang khas. Busana ini umumnya tidak berlengan dan banyak disukai wanita bertubuh ramping karena potongan yang lurus sangat cocok dengan bentuk tubuh ramping.
High-low dress
Modelnya asimetris, gaun ini memiliki potongan lebih panjang di bagian belakang dan depannya pendek. Cocok dipadukan dengan sepatu hak tinggi.
Sheath dress
Baca Juga: Tak Juga Dinikahi, Perempuan Ini Nekat Datangi Pacar Pakai Gaun Pengantin
Gaun ini juga cocok dipakai untuk acara bisnis yang formal maupun pesta di malam hari. Ukurannya pas dan menempel di badan serta menyempit di bagian pinggul dan panjangnya tepat di atas lutut. Modelnya simpel tapi tampak elegan dan berkelas.
Smock dress
Smock dress bisa jadi andalan saat buru-buru dan bingung mau pakai baju apa. Potongannya longgar sehingga nyaman dikenakan. Cocok dipadukan dengan ankle boots dan jaket kulit juga, lho.
Tea length dress
Dress klasik ini sudah ada sejak zaman dulu, lalu dikembangkan di era modern dengan kain yang lebih ringan dan nyaman. Sesuai namanya, gaun ini populer dipakai untuk acara minum teh.
Pinafore dress
Dress mungil dengan tali berukuran sedang di bagian bahu ini memberikan kesan lebih muda, segar, dan tetap modis tanpa harus menunjukkan terlalu banyak bagian tubuh. Kamu bisa memakainya dengan kemeja, kaus, hingga turtleneck.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan