Suara.com - Meghan Markle selama ini dikenal sebagai sosok yang tegas dan berkarakter. Dalam setiap kesempatan ia selalu tampil penuh percaya diri dan tanpa rasa takut.
Dalam wawancara virtual bertajuk The Fortune Most Powerful Women Next Gen Summit ia akhirnya mengungkapkan bagaimana ia mendapatkan keberaniannya dan mengalahkan rasa takut.
Dilansir Hello Magazine, saat ditanya bagaimana dia belajar untuk mengejar keyakinannya dengan tindakan, Duchess of Sussex mengatakan, jika terkadang membuat keputusan terbaik untuk diri sendiri dan keluarga Anda mungkin bukan yang paling populer.
"Tapi ketika Anda benar-benar tahu siapa Anda dan Anda tahu sistem kepercayaan Anda dan hidup dalam kebenaran, maka saya pikir itu bisa mulai mengupas lapisan di mana rasa takut itu datang," kata dia.
Istri Pangeran Harry tersebut juga merekomendasikan untuk meyakinkan diri dengan terus mengingat ungkapan "iman saya lebih besar dari ketakutan saya," ketika kita akan membuat keputusan dan tindakan yang tepat.
Berbicara dari rumahnya di Santa Barbara, Meghan yang diwawancarai oleh Emma Hinchliffe dari Fortune juga mengatakan jika penerimaan diri adalah hal yang penting.
"Jika Anda hidup dengan mengetahui kebenaran, terlepas dari apa yang orang lain katakan, Anda akan dapat tidur dengan hati nurani yang bersih," katanya.
"Kebanyakan orang takut akan hal yang tidak diketahui, tetapi terkadang Anda hanya perlu menerimanya (menjadi) lompatan," ungkap ibu satu anak ini.
Ketika ditanya tentang keterbatasan bicara yang ia miliki yang terkadang sering menyinggung anggota keluarga kerajaan, Meghan berkata, "Saya pikir ada kesempatan luar biasa bagi semua orang untuk menyadari bahwa suara Anda penting dan saya berpikir Anda lebih menyadarinya ketika Anda tidak dapat melatihnya," kata dia.
Baca Juga: Hits Pagi: Penyangga Masker hingga Meghan Markle for Presiden
"Jadi terlepas dari pengalaman saya selama beberapa tahun terakhir dibandingkan dengan pengalaman siapapun, Anda tidak dapat menerima begitu saja kemampuan yang Anda miliki sebagai seorang wanita untuk dapat didengar dan sekarang dengan platform yang dimiliki orang-orang di media sosial, untuk benar-benar membuat suara itu didengar oleh audiens yang lebih besar adalah tanggung jawab besar. Ini adalah hak istimewa tetapi juga tanggung jawab," jelasnya panjang lebar.
Saat dia mengakui bahwa dia sudah lama tidak memiliki akun media sosial pribadinya, sang Duchess mengajak orang-orang yang menggunakan suara mereka di media sosial
"Jika Anda tidak setuju dengan (sesuatu), jangan menjadi bagian dari masalah, jadilah bagian dari solusi. Jangan benci berbagi; bagikan sesuatu dari sisi masalah yang berbeda sehingga itu yang (akan) menjadi viral," ucapnya.
Meghan juga mengatakan jika perannya saat ini sebagai seorang ibu membuatnya juga lebih berani dan peduli dengan dunia yang akan mereka warisi.
Duchess berbicara tentang melakukan tugasnya dalam pekerjaannya, dengan mengatakan, "Saya pikir begitu banyak fokus yang saya miliki sejak saya masih sangat muda dari usia 11 tahun. Saya tertarik pada kesetaraan gender dan pada wanita yang duduk di meja dan agar suara mereka didengar, saya pikir itu adalah hal yang sangat penting sekarang lebih dari sebelumnya," kata dia lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda