Suara.com - Bagi ayah dari tiga anak, berpakaian bisa sangat merepotkan. Mark Bryan, seorang insinyur robotika Amerika yang tinggal di Jerman, memakai sepatu hak tinggi dan rok yang menjulang tinggi setiap hari.
Hal itu untuk membuktikan "pakaian tidak memiliki jenis kelamin," katanya seperti dilansir dari New York Post.
Bryan telah membagikan bidikan gayanya di Instagram-nya yang sekarang viral, @ MarkBryan911.
Dalam bio-nya ia menjelaskan lebih lanjut: "Saya pria heteroseksual dan bahagia menikah yang mencintai Porsche,"tulis dia kepada 62.000 pengikutnya.
Pakaian hariannya termasuk sepatu hak merah, rok mini kotak-kotak, dan sepatu bot suede yang sesuai musim, yang dipasangkan Bryan dengan rok pensil krem tengah betis.
“Saya lebih suka rok daripada gaun,” kata Bryan, 61. Gaun tidak memungkinkan saya untuk mencampuradukkan gender. Saya lebih suka tampilan 'maskulin' di atas pinggang dan tampilan non-gender di bawah pinggang. "
Soal alas kaki, Bryan, yang juga pelatih sepak bola, lebih memilih sepatu hak dari merek Lost Ink. Dia memiliki sepasang stiletto bertali dan sandal berujung terbuka dari perusahaan, karena mereka "bagus untuk pria karena menawarkan ukuran lebar di sebagian besar sepatunya.
Bryan bersikeras bahwa pilihan pakaiannya adalah untuk "alasan non-seksual". Kebiasaan itu dimulai saat kuliah dengan teman lamanya. Keduanya berlatih menari bersama, dan menggunakan sepatu hak tinggi. Kemudian dengan cepat hal itu menjadi normal baginya.
Dia membandingkan pengalaman tertatih-tatih di depan umum dengan memiliki rambut hijau. “Anda melihat ke atas dan melihat orang ini, pikiran Anda memberi tahu Anda bahwa ini adalah orang dengan rambut hijau, Anda berpikir, 'Itu aneh atau menarik,' lalu Anda kembali melakukan apa yang Anda lakukan dan jangan memikirkannya lagi . ”
Baca Juga: Dianggap Pakai Rok Terlalu Pendek, Seorang Wanita Ditampar
Istrinya selama 11 tahun membantunya memilih pakaian, dan putrinya sering berharap bisa meminjam sepatunya.
Dengan tinggi 6 kaki tanpa tumit, Bryan adalah sosok yang cukup tinggi ketika menggunakan sepatu berhak.
Bahkan saat bekerja dari rumah selama pandemi, ketika sebagian besar mantan pekerja kantoran mengambil kesempatan untuk berpakaian santai, Bryan mengenakan gaun bisnis di meja rumahnya.
"Jika Anda bertanya tentang sepatu hak, saya akan mengatakan untuk memulai dengan hak rendah dan terus naik saat kepercayaan diri Anda semakin tinggi."
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung yang Akan Raih Peluang Emas pada Selasa 12 Mei 2026
-
6 Cushion Lokal yang Murah dan Bagus: Mulai Rp50 Ribuan, Awet Hingga 12 Jam
-
4 Shio yang Hidupnya akan Lebih Baik dan Beruntung Pekan Ini
-
Benarkah Orang yang Belum Akikah Tidak Boleh Kurban? Ini Ketentuannya
-
5 Serum Mengandung Glycolic Acid untuk Menghilangkan Noda Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
9 Arti Mimpi Kucing Hitam, Pertanda Baik atau Buruk? Begini Maknanya
-
Musamus, Arsitektur Alam Papua yang Terancam Ekspansi Proyek Besar
-
5 Rekomendasi Sheet Mask untuk Wajah Kusam, Kulit Jadi Cerah Mulai Rp3 Ribuan
-
Intip 5 Fasilitas Mewah RS JWCC Asih Tempat Alyssa Daguise Melahirkan
-
Masih Bingung Pilih Deodorant Brightening atau Krim Pemutih? Simak Perbedaannya