- OJK imbau investor tetap tenang dan rasional hadapi volatilitas pasar akibat sentimen MSCI.
- IHSG sempat pulih ke level 8.408,3 sebelum kembali bergejolak akibat berita internal bursa.
- Dirut BEI Iman Rachman resmi mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas dinamika pasar.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pesan khusus kepada para investor untuk tetap tenang menghadapi volatilitas ekstrem yang melanda pasar saham dalam negeri dalam beberapa hari terakhir.
Seruan ini muncul setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat yang memicu sentimen negatif di kalangan pelaku pasar.
Gejolak ini bermula dari pengumuman mengejutkan terkait pembekuan rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) per Februari 2026. Keputusan tersebut memicu aksi jual masif, hingga menyebabkan IHSG menyentuh ambang batas penurunan sebesar -8% dan memaksa otoritas bursa melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan selama dua hari berturut-turut.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, meminta investor tidak terjebak dalam kepanikan (panic selling).
"Kami mengingatkan seluruh investor agar tetap tenang dan juga rasional dalam mengambil setiap keputusan investasi," tegas Inarno saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/1/2026).
Ia menekankan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap terjaga meski pasar global sedang mengalami penyesuaian teknis terkait indeks MSCI.
Pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, IHSG sebenarnya sempat menunjukkan sinyal pemulihan dengan menguat 1% hingga menyentuh level 8.408,3. Namun, euforia tersebut mendadak padam saat Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba.
Iman menyatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas gejolak pasar yang terjadi dua hari terakhir. "Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi, saya menyatakan mengundurkan diri. Saya berharap ini yang terbaik demi menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal nasional," ujarnya.
Pernyataan tersebut sempat membawa IHSG kembali ke zona merah. Namun, pasar tampaknya merespons positif sikap ksatria tersebut sebagai langkah pembersihan sentimen. Hingga penutupan sesi I, IHSG berhasil memantul kembali (rebound) ke zona hijau, menguat 1,18% ke level 8.329,15.
Baca Juga: Digital Edge Bangun Pusat Data AI Terbesar di Bekasi Senilai Rp71 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen
-
Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat
-
Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026
-
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
-
Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'
-
Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat
-
Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan
-
Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang
-
Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas
-
4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat