Suara.com - Burger King merupakan salah satu restoran cepat saji ternama di indonesia. Selain banyak memberikan promo, rupanya restoran asal Amerika ini juga melakukan hal yang menarik perhatian masyarakat.
Di Burger King cabang Jalan Hasanuddin, Makasar, 75 persen pegawai yang dipekerjakan adalah teman tuli. Teman tuli adalah sebutan bagi orang yang memiliki disabilitas di pendengaran.
Gerai Burger King di Makassar ini sudah menarik banyak perhatian masyarakat sejak awal di buka pada Juli 2020 lalu. Neon box yang berdiri tegak di depan gerai tampak berbeda dengan logo Burger King pada umumnya. Mereka menggunakan hand sign atau bahasa isyarat.
Tak hanya di Makassar, gerai Burger King spesial ini pun ada di cabang Sunset Road Bali yang sudah dibuka sejak 2019.
Burger King melalui akun resmi di jejaring sosial Twitter @BurgerKing_ID mengatakan bahwa special crew (sebutan untuk pekerja yang memiliki disabilitas) adalah langkah mereka untuk mengusahakan kesetaraan kesempatan bekerja bagi semua orang di Indonesia.
Saat masuk, pengunjung akan melihat pemberitahuan cara melakukan pemesanan di gerai Burger King spesial ini. Karena tak semua pegawai memiliki disabiltas, maka pegawai yang merupakan teman tuli akan memakai pin di dada sebelah kanan.
Pada saat pemesanan, kasir yang merupakan teman tuli akan memperkenalkan diri menggunakan bahasa isyarat. Kemudian, pengunjung dapat menunjuk menu mana yang akan dipesan serta jumlahnya.
Tersedia pula papan untuk menulis bila ada yang ingin disampaikan pengunjung ke pegawai. Setelah itu, pastikan pesanan yang tertera di layar komputer sudah benar agar tidak terjadi kesalahan.
Jangan lupa untuk memperhatikan nomor antrian di layar yang telah disediakan. Hal ini karena pesanan yang sudah siap tidak akan dipanggil nomor antriannya.
Baca Juga: Resep Burger Sushi Untuk Santapan Spesial di Akhir Pekan
Pengalaman makan di Burger King spesial ini pernah dibagikan oleh seorang warganet melalui akun jejaring sosial TikTok @kusdifrans24.
Unggahan seputar Burger King dan teman tuli ini sudah ditonton lebih dari 3 juta kali. Warganet pun banyak merespon tentang video ini.
"Alhamdulillah. Ada gerai seperti ini supaya semua orang bisa bekerja walaupun (menyandang) disabilitas. Semoga bermanfaat," ujar salah satu warganet yang bersyukur.
Ada pula wargenaet yang berharap agar lebih banyak perusahaan yang menerapkan hal ini. "Semoga perusahaan lain juga dapat menerapkan hal seperti ini. Amin," tulis seorang warganet.
Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk datang ke gerai Burger King ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana