Suara.com - Menggunakan hand sanitizer menjadi kebutuhan wajib di tengah pandemi. Tapi, upaya Brian Hutchinson untuk menjaga kebersihan hampir membuatnya kehilangan kepalanya.
Dilansir dari New York Post, peristiwa itu terjadi ketika sopir taksi Inggris itu meraih korek api yang ditinggalkan oleh penumpang yang baru-baru ini keluar dari taksi.
Dia tidak menyadari bahwa tangannya yang baru saja dibersihkan dapat menyebabkan kebakaran.
Saat dia menyalakan korek api, percikan itu memicu "bola api" di tangan pria berusia 42 tahun itu. Api dengan cepat menjalar dari tangannya yang masih mengering dari hand sanitizer hingga ke kepala, lengan dan kakinya.
Kecelakaan mengerikan Hutchinson terjadi pada saat para ahli kebakaran memperingatkan konsumen untuk menangani pembersih tangan berbasis alkohol dengan sangat hati-hati.
Hutchinson mengatakan dia selamat setelah beberapa operasi dan cangkok kulit dalam hampir dua bulan sejak insiden itu.
“Saya perhatikan ada korek api yang dijatuhkan di kursi belakang mobil saya, tangan saya baru saja dibersihkan, jadi saya menggosok telapak tangan di kaki saya untuk mengeringkannya, tapi bagian atas tangan saya masih basah,” jelasnya.
“Punggung tangan saya kemudian terkena cahaya, lalu saat saya membuka pintu untuk membuang korek api, tangan saya yang lain menangkap cahaya, lalu ada seperti bola api di dalam mobil yang mengenai wajah saya dan melewati kepala saya. , ”Kata Hutchinson.
Peristiwa mengerikan itu "berlangsung dalam hitungan detik," tambahnya, tetapi mengubahnya seumur hidup.
Baca Juga: Dikira Hand Sanitizer, Anak Perempuan Ini Bawa Pelumas Seks ke Sekolah
Dia mengalami syok sebelum paramedis tiba, yang segera memberikan morfin ke Hutchinson.
"Ketika itu hilang, saya tahu tentang itu - rasa sakitnya luar biasa," kata ayah dua anak ini, yang putra keduanya lahir lima minggu lalu, sementara Hutchinson dirawat karena luka bakarnya.
Sekarang dalam pemulihan setelah tujuh minggu di rumah sakit, dokter mengatakan ia mungkin harus mengenakan pakaian kompresi, untuk melindungi kulitnya yang halus dan terluka dari kerusakan, untuk tahun-tahun mendatang.
Tidak dapat bekerja, halaman GoFundMe telah disiapkan untuk membantu keluarga dengan dua anak kecil tetap berdiri tegak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard