Suara.com - Sunrise menjadi salah satu fenomena yang selalu ditunggu-tunggu ketika melakukan pendakian gunung. Sudah sejak lama, beberapa orang selalu menjadikan Gunung Telomoyo sebagai salah satu spot sunrise terbaik.
Berjarak kurang lebih 2 jam dari Kota Semarang, jalur pendakian di Gunung Telomoyo ini tidak terlalu sulit dilalui oleh para pemula.
Namun tetap saja, dibutuhkan persiapan sejak jauh hari supaya momen berburu sunrise kalian di Gunung Telomoyo tak berakhir terlalu melelahkan.
Melansir Keepo.me--Jaringan Suara.com, kalian bisa memulai perjalanan berburu sunrise di Gunung Telomoyo pada pukul 3 dini hari.
Pastikan juga kamu mengendarai dalam keadaan sadar supaya nggak ada kendala di petualanganmu ini.
Setelah menghabiskan waktu estimasi perjalanan selama kurang lebih 2 jam dari pusat Kota Semarang, kamu bisa menikmati udara segarnya.
Karena hari masih gelap, wajib untuk memperhatikan langkah dan sekitar. Jika perlu bawa headlamp dan senter yang bisa menjadi penerang.
Paling tidak, kamu perlu standby di spot sunrise pada pukul 04.30 WIB. Di waktu tersebut, perlahan langit akan mulai terang. Perhatikan di sisi gunung sebelah timur. Cahaya jingga matahari seperti membelah di antara Puncak Merbabu dan Merapi.
Apabila tak tertutup awan mendung, pemandangan yang bakal terlihat oleh mata telanjangmu bakal terasa istimewa dan magical.
Baca Juga: Ashanty Unggah Foto Liburan Pakai Baju Renang di Pantai, Dipuji Mirip ABG!
Setelah menikmati indahnya pemandangan sunrise di Puncak Telomoyo, kamu juga bisa menyempatkan untuk mampir ke grojogan yang ada di kawasan yang sama. Grojogan atau air terjun ini berada di sepertiga jalur perjalanan dari bawah.
Ketika kemarau, arus debit airnya terbilang kecil. Jika ingin merasakan kesegaran lainnya, kamu bisa cuci muka dari kucuran air di curug ini.
Oh iya, karena situasi masih pandemi, jangan lupa untuk patuhi protokol kesehatan ya saat berburu sunrise di Gunung Telomoyo ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan