Suara.com - Masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan Lumpia Semarang. Camilan ini umumnya berisi rebung, telur, daging ayam, atau udang. Camilan ini merupakan perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia.
Aroma alami rebung yang sedikit pesing jadi ciri khas dari lumpia Semarang. Namun, karena hal ini juga lah banyak orang yang tak menyukai makanan ini.
Rebung atau pucuk tunas bambu ini berbau pesing lantaran mengandung banyak potassium di dalamnya. Meski demikian, kamu tetap dapat mengolah rebung ini jadi tak berbau menyengat.
Suara.com telah merangkum cara mengolah rebung untuk lumpia khas Semarang agar tak berbau menyengat. Yuk kita simak resep lumpia Semarang.
Bahan:
- 250 gram rebung muda
- 2 biji wortel, potong korek api
- 1 bungkus tauge
- 1/4 Kilogram daging sapi
- 1 bungkus udang kecil
- 1 butir telur, kocok lepas
- 6 Bawang merah
- 4 Bawang putih
- 1 sendok makan merica
- Secukupnya, garam
- Secukupnya, gula
- Secukupnya, penyedap rasa
- 1 sendok teh Kecap asin
- 1 sendok teh saus tiram
- 1 sendok teh minyak ikan
- Secukupnya Minyak goreng
- Secukupnya air
- 20 lembar Kulit lumpia
- 1/2 sendok teh tawas
Cara membuat:
- Cuci bersih rebung muda, kemudian rebus hingga lunak dengan sedikit tawas.
- Tiriskan kemudian cuci bersih. Potong rebung halus memanjang.
- Kemudian sangrai rebung yang telah diiris di atas api kecil.
- Setelah seluruh air rebung menguap, angkat, sisihkan.
- Rebus wortel dan daging.
- Haluskan bawang merah dan bawang putih. Kemudian tumis hingga harum. Masukkan udang masak hingga matang.
- Masukkan rebung, daging, wortel dan tauge.
- Tumis hingga harum, tambahkan gula, garam dan penyedap rasa. Aduk rata.
- Tambahkan kecap asin, saus tiram, dan minyak ikan.
- Masukkan telur dan tumis lagi hingga matang. Koreksi rasa.
- Siapkan kulit lumpia, kemudian berikan isian. Gulung dan eratkan dengan air. Kemudian goreng menggunakan api panas.
- Lumpia Semarang anti pesing sudah siap disantap.
Meski langkahnya cukup panjang, resep ini sangat layak untuk dicoba. Kamu tak akan kecewa karena lumpia yang dimasak, tak berbau menyengat. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam
-
Intip Jajaran Direksi RANS Entertainment yang Segera IPO, Ini Jabatan Nagita Slavina
-
Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir