Suara.com - Pemerintah memang memberikan bantuan ekonomi bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19, seperti kartu prakerja, BLT subsidi, Bansos BST, dan sebagainya. Tujuannya, agar roda perekonomian negara bisa terus berputar, karena masyarakat bisa belanja dari dana bantuan tersebut.
Tapi pertanyaanya, bolehkah uang bantuan tersebut justru ditabung dan tidak dibelanjakan? Jawabannya, boleh.
Perencana Keuangan Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CEP mengatakan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Sehingga ia tidak bisa menilai salah dan benar orang yang menabung uang bantuan yang diberikan pemerintah.
"Sebenarnya nggak bisa ngomong salah atau enggak, karena semua orang itu kebutuhannya beda-beda, kemudian tingkat keamanan keuangannya juga beda-beda," ujar Rista kepada suara.com beberapa waktu lalu.
Rista mengatakan bisa jadi orang yang memutuskan untuk menabung uang bantuan dari pemerintah, karena orang itu merasa tingkat keamanan keuangannya sangat rentan dan tidak stabil untuk bisa kembali mendapatkan penghasilan.
"Mungkin yang saat ini uangnya dijaga, mungkin karena dia melihat ke depannya masih agak susah untuk mendapatkan pendapatan, atau misalnya kerjanya belum ada yang sesuai dengan keinginan dia," ungkap Rista.
Tapi ada juga orang yang merasa keuangannya bercukupan dan merasa masih bisa mendapatkan penghasilan. Bisanya, kata Rista, orang ini yang tidak sungkan membelanjakan uangnya.
"Nah, ada juga orang yang masih bisa melihat peluang dapetin duit, ya kenapa enggak aku belanja untuk kebutuhan," jelasnya.
Kata Rista, pemerintah juga tidak bisa memaksa semua orang membelanjakan uangnya, karena presentase jumlah uang yang dibelanjakan setiap orang berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan seluruhnya harus dibelanjakan.
Baca Juga: 5 Dokumen Syarat Pencairan Dana BSU Kemendikbud Rp 1,8 Juta
"Sebenarnya semua orang bisa belanja, cuma ya ada orang yang belanja ini besok nggak bisa makan, besok takutnya terjadi risiko lagi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?