Suara.com - Masyarakat Wisconsin memiliki hidangan favorit saat musim liburan yang disebut sandwich kanibal. Hidangan ini terdiri dari daging giling mentah di atas roti dengan irisan bawang bombay, garam, dan merica.
Namun, dilansir CNN, Department of Health Services (DHS) atau Departemen Layanan Kesehatan Wisconsin dalam sebuah tweet pada hari Sabtu lalu, memperingatkan agar masyarakat tidak menyantap hidangan tradisional tersebut untuk menghindari penyakit.
"Makan daging mentah tidak pernah direkomendasikan karena bakteri yang dikandungnya," cuit pejabat perintah setempat.
Lebih lanjut, lembaga pemerintah tersebut sebenarnya selalu mengeluarkan peringatan ini setiap tahun.
"Saatnya untuk (memberi) peringatan tahunan, bahwa ada satu tradisi liburan yang perlu disampaikan: sandwich daging mentah, terkadang disebut daging harimau atau sandwich kanibal," tulis DHS di Facebook.
"Banyak keluarga di Wisconsin menganggapnya sebagai tradisi liburan, tetapi memakannya menimbulkan ancaman bagi bakteri Salmonella, E. coli O157: H7, Campylobacter, dan Listeria yang dapat membuat Anda sakit," lanjut tulisan tersebut.
Daging giling harus selalu dimasak dengan suhu internal 160 derajat Fahrenheit, tambah DHS.
Peringatan ini harus dilakukan karena adanya fakta bahwa ratusan orang di Midwest sakit setelah makan sandwich kanibal setiap musim liburan, kata Departemen Pertanian AS dalam sebuah postingan blog pada 2018.
Ada delapan wabah terkait daging mentah di Wisconsin sejak 1986, termasuk wabah Salmonella yang mempengaruhi lebih dari 150 orang pada Desember 1994, menurut situs web DHS Wiscinsin.
Baca Juga: Viral di TikTok! Begini Cara Membuat Sandwich Telur Mewah ala Kafe
"Penting untuk diketahui bahwa makan jenis makanan ini bukannya tanpa risiko," tutup situs web tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar