Suara.com - Siapa pun yang suka belanja online pasti tahu rasanya menanti paket dikirimkan oleh penjual. Ada kalanya, Anda turut merasa was-was karena takut paket hilang atau rusak di perjalanan.
Salah satu contoh yang mengalami nasib apes adalah wanita bernama Laurie Pringle ini. Melansir LadBible, wanita tersebut kerap kehilangan paket selama tiga tahun terakhir.
Penyebabnya, Laurie tinggal di area yang ramai dan rumahnya terletak tepat di pinggir jalan. Setiap menerima paket, wanita ini sudah meminta kurir untuk menekan bel.
Namun, banyak kurir ekspedisi yang mengabaikan instruksi tersebut dan hanya meninggalkan paket di depan rumah. Akibatnya, Laurie kerap dirugikan.
Merasa sudah muak, wanita asal Hamilton, Kanada itu pun memutuskan untuk balik menipu sang pencuri. Ide itu muncul saat dirinya tengah membersihkan kotoran kucing.
"Aku sedang membersihkan kotoran kucingku dan kupikir ini akan berhasil, jadi aku memasukkannya ke dalam kotak dan menaruhnya di luar," ungkap Laurie.
Kotak berisi kotoran kucing itu dibiarkan Laurie di depan rumah sementara dirinya mengawasi lewat kamera. Di luar dugaan, ide itu sukses besar.
Hanya dalam waktu 40 menit, si pencuri yang kerap mengambil paketnya muncul dan membawa kotak berisi kotoran kucing tersebut.
"Aku tinggal di jalan yang sangat ramai. Pintu depanku langsung terbuka ke trotoar. Banyak paket yang dicuri dalam 3 tahun terakhir," tambahnya.
Baca Juga: Harga Dispenser Rp 12.000, Ongkos Kirimnya Malah Bikin Warganet Elus Dada
"Aku memberikan label untuk semua paketku dari Amazon, yang menyuruh kurir untuk menekan bel. Beberapa kurir tidak pernah membaca label itu, jadi paketku sering dicuri."
Video si pencuri yang mengambil kotak berisi kotoran kucing itu pun berhasil diperoleh Laurie. Sayangnya, tidak diketahui apakah si pencuri lantas dilaporkan ke polisi atau merasa kapok setelahnya.
Tak cuma di luar negeri, hal serupa pun kerap terjadi di Indonesia. Ada kalanya, kurir malah sengaja meninggalkan paket di depan rumah.
Padahal, kurir disarankan untuk menelepon atau menitipkan paket ke tetangga yang bisa dipercaya. Hal ini dilakukan agar pelanggan tak dirugikan karena paket yang mendadak hilang atau rusak.
Ada yang pernah kecurian paket saat belanja online dan ingin mencoba metode satu ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?