Suara.com - Tanah longsor adalah suatu peristiwa alam yang tidak bisa bisa diprediksi kapan akan terjadi. Baru-baru ini terjadi tanah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/01/2021).
Bencana alam yang satu ini, tidak bisa diprediksi waktu terjadinya, tetapi dapat diketahui tanda-tanda akan terjadinya. Selain mengetahui tanda-tanda, bencana tanah longsor dapat dicegah melalui berbagai hal. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya tanah longsor antara lain:
1. Melakukan vegetasi di lereng bukit
Salah satu hal yang paling mudah untuk mencegah terjadinya tanah longsor adalah melakukan vegetasi di lereng bukut. Metode penanaman ini, adalah salah satu cara yang bekerja pada lereng yang tidak terlalu curam. Akar yang terdapat pada tanaman akan menahan tanah sehingga tidak jatuh. Oleh karena itu, cara ini sangat membantu mencegah terjadinya tanah longsor.
2. Membuat dinding penahan
Cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya tanah longsor yaitu dengan membuat dinding penahan. Dinding tersebut harus terbuat dari bahan yang kokoh seperti batu bata atau baja. Selain itu, dibuat juga drainase di belakang dinding sehingga membantu meningkatkan stabilitas dinding.
3. Membuat jalur debris (tumpukan atau puing akibar erosi)
Membuat jalur debris untuk mengalihkan puing adalah salah satu cara mencegah tanah longsor. Namun, jalur yang dibuat juga harus diperhatikan agar puing yang jatuh tidak mengarah ke rumah atau tetangga. Untuk itu sangat penting untuk mempertimbangkan jalur yang dibuat.
4. Membuat pencegah sementara
Baca Juga: Beri Tips Cepat Hamil, Wanita Ini Jelaskan Warna dan Bau Sperma yang Sehat
Salah satu yang dapat dilakukan untuk mencegah longsor yaitu dengan karung pasir yang digunakan untuk mengalirkan air dari tumpahan yang tidak terkendali.
Cara lain adalah dengan melindungi daerah yang tidak stabil dengan terpal plastik, terpal atau bahkan goni, terutama di daerah tanpa vegetasi. Hal-hal ini dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya tanah longsor walaupun hanya sementara.
5. Jangan membuang sampah sembarangan di tepi lereng
Membuang sampah di tepi lereng akan membuat beban pada tanah semakin berat. Hal itu sangat meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor.
6. Jangan membuat kolam renang di dekat lereng
Membuat kolam renang di dekat lereng akan membuat air yang terdapat pada tanah lereng semakin banyak. Hal itu dapat membuat tanah menjadi lunak sehingga berisiko terjadinya tanah longsor. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus
-
Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari
-
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi
-
Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?
-
Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam
-
Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban
-
Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?
-
Kekayaan Irfan Hakim yang Punya Bisnis Kurban, Laris Diborong Seskab Teddy hingga Raffi Ahmad
-
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Sahkah Menurut Hukum Islam?