Suara.com - Seorang sipir mengungkapkan makanan yang diberikan kepada para tahanan di penjara. Hal ini bermula dari warganet yang mengungkapkan pernah mendengar cerita soal makanan di penjara.
Orangtua salah seorang warganet, bercerita para tahanan diberi makan nasi basi yang dikeringkan dan dimasak kembali. Melihat hal ini sipir tersebut memberi klarifikasi melalui akun TikTok @moodswing12.
Lelaki ini menunjukkan loker berisi makanan. Tertulis pagi, siang, sore di masing-masing loker. Ia kemudian membuka salah satu loker tersebut dan mengambil makanannya.
Makanan tersebut disimpan dengan kotak plastik berwarna biru. Saat dibuka tampak nasi putih, sayur, dan juga lauk. Ia kemudian memakan nasi, sayur dan lauk yang ada di wadah tersebut.
Hal ini ia lakukan untuk menunjukkan bahwa makanan yang ada di penjara tidak basi dan layak makan. "Enak, nggak ada basi-basinya," ujar lelaki tersebut setelah mengunyah makanan.
Ia bercerita menu makanan di penjara itu enak dan menunya selalu berganti-ganti setiap satu seminggu sekali. Mulai dari ayam, telur, ikan, sampai daging bisa jadi menu makanan di penjara. Keluarga tahanan pun diperbolehkan mengantar makanan.
Lelaki ini menegaskan bahwa makanan yang ia tunjukkan bukanlah untuk pegawai. Hal ini karena pegawai justru tak mendapatkan makanan.
Makanan yang ia ambil adalah sampel makanan dan isinya sama persis seperti yang dimakan oleh tahanan. Sampel tersebut akan ditunjukkan ke pimpinan dan pejabat sebagai bukti bahwa makanan sudah disiapkan.
Video pembuktian rumor nasi basi jadi makanan tahanan yang ternyata salah besar ini, lantas mendapat banyak respon dari warganet. Ribuan komentar memenuhi video itu.
Baca Juga: Geger! Beli Makanan Lewat Aplikasi Ojol, Isinya Bikin Publik Naik Tensi
"Jangan dikasih tahu bang. Nanti banyak yang cita-cita masuk penjara lagi," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya mengungkapkan saat bekerja di katering untuk penjara. "Dulu pernah handle katering. Itu penjara pakai jasa buat setahun dan tiap pagi siang malem makanannya beda dan enak-enak wkwk," cerita warganet ini.
"Kayaknya lebih bergizi makanan penjara daripada makanan anak kosan," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (13/1/2021) video tentang makanan di penjara ini telah viral dan sudah ditonton sebanyak nyaris 3 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan