Suara.com - Insomnia merupakan gangguan kesulitan tidur sepanjang malam. Hal ini menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan saat siang hari. Selain itu, insomnia juga dapat meningkatkan beberapa masalah kesehatan akibat kurangnya tidur.
Penyebab insomnia berbeda-beda antar individu. Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang memiliki gangguan insomnia.
1. Stres
Seseorang yang mengalami stres biasanya akan terjaga saat malam. Hal ini karena kekhawatirannya terhadap sesuatu membuatnya sulit untuk tidur. Selain itu, peristiwa atau trauma yang membuat stres juga membuat orang tersebut sulit untuk tidur.
2. Kebiasaan tidur yang buruk
Kebiasaan tidur yang buruk akan membuat seseorang mengalami insomnia, misalnya saja tidur yang tidak teratur, sering tidur siang, lingkungan yang tidak nyaman, dan lain-lain. Berbagai hal tersebut menyebabkan kebiasaan tidur menjadi buruk sehingga menyebabkan seseorang insomnia.
3. Makan malam terlalu banyak
Makan malam terlalu banyak akan membuat Anda merasa nyaman saat berbaring. Hal ini karena terjadi aliran balik asam dan makanan naik dari perut ke kerongkongan. Hal ini membuat seseorang menjadi sulit tidur.
4. Pengaruh obat
Salah satu efek samping obat adalah menyebabkan seseorang menjadi terjaga dan sulit tidur, terutama jika mengandung kafein dan stimulan.
5. Kondisi medis
Contoh kondisi yang terkait dengan insomnia termasuk nyeri kronis, kanker, diabetes, penyakit jantung, asma, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), tiroid yang terlalu aktif, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer. Penyakit-penyakit ini biasanya sangat mengganggu saat tidur sehingga menyebabkan seseorang mengalami insomnia.
6. Gangguan terkait tidur
Gangguan yang berhubungan dengan tidur biasanya dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia, seperti apnea. Gangguan apnea dapat membuat seseorang berhenti bernapas saat tidur sehingga menyebabkan orang tersebut tidak bisa tidur dengan nyenyak.
7. Kafein, nikotin, dan alkohol
Minuman yang mengandung kafein, serta produk nikotin dapat memuat seseorang terjaga saat malam. Hal ini karena kafein dan niktotin mengandung stimulan yang dapat menyebabkan sulit untuk tertidur.
Baca Juga: Alami Susah Tidur, Penggunaan Sleep Mask Bisa Dicoba
Lalu, apa saja gejala yang menunjukkan bahwa Anda terserang insomnia? Ini di antaranya:
- Kesulitan tidur di malam hari
- Bangun di malam hari
- Bangun terlalu pagi
- Tidak merasa cukup istirahat setelah tidur malam
- Kelelahan atau mengantuk di siang hari
- Iritabilitas, depresi, atau kecemasan
- Kesulitan memperhatikan, atau fokus pada tugas
- Meningkatnya kesalahan atau kecelakaan
- Kekhawatiran yang terus berlanjut tentang tidur
Nah, jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, berikut cara mencegah insomnia yang bisa dilakukan.
- Jaga waktu tidur dan waktu bangun konsisten dari hari ke hari, termasuk akhir pekan.
- Aktif melakukan berbagai kegiatan di siang hari meningkatkan kualitas tidur malam.
- Periksa obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengetahui ada yang memicu insomnia.
- Hindari atau batasi tidur siang.
- Hindari atau batasi kafein dan alkohol, dan jangan gunakan nikotin.
- Hindari makan dan minum besar sebelum tidur.
- Buatlah kamar tidur senyaman mungkin sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.
- Lakukan hal-hal yang menenangkan sebelum tidur. Misalnya, mandi ari hangat, membaca, atau mendengarkan musik yang lembut. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim