Suara.com - Proses belajar yang dilakukan seseorang biasanya memiliki metoder yang berbeda-beda.
Terdapat beberapa pelajar yang lebih menyukai belajar dengan sendiri dibanding kelompok, begitupun sebaliknya.
Cara belajar kelompok ini ternyata memiliki manfaat dalam memahami materi yang dipelajari. Ya, belajar kelompok tidak hanya menambah pengetahuan mengenai materi yang akan dipelajar, tetapi juga dengan memberikan berbagai hal mulai dari cara bekerja sama, komunikasi, dan lain-lain.
Semua hal ini dapat diperoleh karena adanya diskusi dalam kelompok tersebut. Berikut beberapa manfaat dari diskusi kelompok, dilansir dari Study and Exam:
1. Membantu meningkatkan pemahaman
Saat belajar sendiri, terkadang ada beberapa materi yang sulit untuk dimengeri. Biasanya hal ini karena ada penjelasan yang terlewat saat guru sedang menjelaskan.
Dengan belajar kelompok akan membuat mudah memahami karena bisa berbagi informasi mengenai materi yang dipelajari.
2. Membantu memberikan lebih banyak ide
Saat sedang berdiskusi dengan kelompok, pembahasan yang dilakukan biasanya tidak hanya mengenai materi yang dipelajari. Banyak berbagai hal yang bisa didiskusikan. Hal itu dapat membuat banyak ide yang muncul karena bise memotivasi satu sama lain.
Baca Juga: Rekam Bocah Belajar Berhitung Hingga Menangis, Aksi Wanita Ini Tuai Kritik
Selain itu, dengan diskusi kelompok bisa menambah pandangan atau perspektif mengenai suatu hal dari orang lain.
3. Dapat mengetahui kelemahan dan kesalahan
Saat sedang berdiskusi seseorang dapat mengetahui kelemahan dan kesalahan yang dilakukannya. Biasanya ia dapat menyadarinya setelah membandingkan dengan teman diskusinya.
Selain itu, teman diskusinya juga bisa menyampaikan pendapat mengenai kekurangannya. Hal ini sangat berguna sehingga bisa terus mengevaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya.
4. Membantu membangun kepercayaan diri
Saat sendiri biasanya sering muncul keraguan apakah hal yang dilakukan sudah benar atau belum. Saat belajar kelompok, biasanya akan terjadi diskusi untuk membuktikan kebenaran mengenai hal yang dipelajari.
Berita Terkait
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Belajar Tinggal
-
Bukan Sekadar Koleksi: Collectible Card Bisa Jadi Media Belajar dan Bermain
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Ketika Gen Z Mulai Ramai ke Kajian, Mencari Iman di Tengah Tekanan Zaman
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global