Suara.com - Setelah viral video seorang wanita bule blasteran Jepang-Prancis di Bali yang berjualan roti goreng isi makanan anjing dan makanan kucing, media sosial kembali diramaikan dengan munculnya seorang penjual bubur kacang hijau yang mencampur bubur kacang hijau dengan minuman beralkohol.
Video ini diunggah di channel youtube The Santoso. Disebutkan bahwa Andi, penjual bubur kacang hijau asal Banyuwangi ini sudah hampir dua bulan berjualan bubur kacang hijau dicampur minuman beralkohol, mulai dari anggur merah, mixmax, Iceland, anggur hitam, dan Malaka. Andi menamai jualannya sebagai bubur kacang orang tua.
“Karena memang semua dagangannya itu yang dijual adalah dari produk orang tua,” kata Andi dalam video tersebut.
Dalam video yang menjadi viral tersebut, Andi menjelaskan usahanya ini baru berjalan selama dua bulan. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19, Andi di PHK dari salah satu hotel tempatnya bekerja.
“Makanya saya alih profesi menjadi penjual bubur kacang hijau,” katanya.
Menurut Andi, jika ada pembeli yang ingin membeli bubur kacang hijau tanpa kandungan alkohol, ia tetap akan melayaninya. Untuk menu yang non alkohol dibanderol dengan harga Rp 5 ribu. Sedangkan bubur kacang hijau yang dicampur dengan minuman beralkohol dihargai mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp25 ribu.
Harga yang paling mahal adalah bubur kacang hijau yang dicampur dengan vodka Iceland, yaitu Rp 25 ribu.
“Yang paling banyak dibeli anggur merah dan anggur malaka. Ada juga yang mau dicampur sama beras kencur,” kata Andi.
The Santoso, pembuat video, tak ragu untuk mencoba bubur kacang hijau Andi. Menu pertama yang dicoba Santoso adalah bubur kacang hijau yang dicampur beras kencur.
“Wah enak juga, gw pikir awalnya rasanya bakal aneh, tapi nggak kok, enak ini,” kata Santoso.
Baca Juga: Bongkar Celengan, Kondisi Uang Kertas di Dalamnya Bikin Warganet Nyesek
Selanjutnya ia juga mencicipi bubur ketan hitam yang dicampur dengan anggur merah. “Wuih ternyata enak, campurannya pas, gokil,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional