Suara.com - Meghan Markle dituduh telah melakukan bullying berupa 'kekejaman dan manipulasi emosional' kepada dua pegawainya, hingga membuat dua pegawai tersebut memutuskan berhenti pekerja.
Kejadian tersebut diduga terjadi pada 2018 atau tahun di mana Meghan dan suaminya Pangeran Harry, masih menjadi anggota senior Kerajaan Inggris. Kepada Oprah, Meghan buka suara atas tuduhan tersebut.
Dikutip Suara dari CBS News, Meghan mengatakan tuduhan tersebut merupakan bagian dari 'kampanye kotor" kepada dirinya.
"Saya tidak tahu bagaimana mereka (Kerajaan Inggris) mengharapkan itu. Setelah sekian lama, kami akan tetap bungkam bahwa ada peran aktif yang dimainkan The Firm dalam melanggengkan kebohongan tentang kami," kata Meghan dalam wawancara eksklusifnya bersama Oprah di CBS.
The Firm sendiri merupakan panggilan umum bagi institusi Kerajaan Inggris.
Dalam satu kesempatan, Meghan juga mengatakan bagaimana ia sempat memiliki pemikiran ingin bunuh diri saat dirinya masih menjadi bagian dari keluarga kerajaan.
"Itu pemikiran yang sangat jelas dan nyata dan menakutkan. Aku tidak bisa dibiarkan sendiri," kata Meghan.
Ia pun sempat jujur pada anggota senior kerajaan lain tentang keinginannya bunuh diri dan mengatakan bahwa dirinya membutuhkan bantuan medis.
Tetapi Kerajaan Inggris memberi tahu Meghan bahwa 'keluhannya' tersebut tidak bagus untuk citra Kerajaan Inggris.
Baca Juga: Mantan Pegawai Buka-bukaan, Meghan Markle Dituding Bully Staf Istana
Meghan juga menggambarkan bagaimana ia tertekan karena SIM, paspor dan kartu kreditnya diambil setelah menikah dengan anggota Kerajaan Inggris.
Ia kemudian menyimpulakan hidupnya di istana adalah contoh mengapa orang harus baik, karena tidak ada yang pernah tahu apa yang orang-orang alami "di balik pintu tertutup".
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda