Suara.com - Jika anda memesan ikan goreng di restoran pernahkah disajikan dengan bentuk ikan yang berdiri dengan ekor? Pernah mencoba buat ikan goreng itu sukses pose berdiri di atas piring?
Restoran memang punya trik khusus untuk membuat ikan tersebut bisa berdiri sempurna di atas piring dan tidak akan jatuh hingga pelanggan memakannya. Kepala Chef restoran Bunga Rampai Harna Riyanto mengungkapkan bahwa rahasia terletak oada cara memasaknya.
"Sebetulnya karena cara memasaknya saja. Ikan itu kan lunak kalau kena minyak, jadi digorengnya agak kering," kata Harna di temui usia pembukaan kembali BungaRampai di Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021).
Agar ikan bisa kering merata, minyak yang digunakan juga harus banyak. Menurut Harna, jika minyak yang dipakai terlalu sedikit bisa menyebabkan ikan tidak renyah dan akan sulit dibuat pose berdiri.
"Kalau enggak banyak, nanti dia separuh kena minyak, separuh enggak kena minyak. Yang gak kena minyak nanti dia letoy. Jadi memang harus benar-benar kering," ucapnya.
Kalaupun enggan memakai minyak banyak, artinya proses menggoreng harus lebih lama dan ikan perlu dibolak-balik agar kering merata. Hal itu tak perlu dilakukan koki di restoran karena memiliki peralatan masak yang memadai.
"Kalau kita di restoran kan ada wajan yang besar-besar, jadi bisa. Kita pakai (temperatur) 200, (digoreng) sebentar paling gak sampai 3 menit," ungkapnya.
Hanya saja sebelum dicemplungkan ke minyak panas, satu rahasia yang membuat ikan nampak berpose seolah meliuk karena telah dibentuk dengan cetakan.
"Dibentuk pasti. Kita kan ada cetakannya. Kalau enggak dibentuk jatuh pasti," pungkasnya.
Baca Juga: Buntut Restoran Digeruduk Satpol PP, Polisi Periksa Rizky Billar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan