Suara.com - Harga cabai kini tengah melambung tinggi. Beberapa waktu lalu pun santer berita tentang ditemukannya cabai yang dicat.
Seorang wanita pun membagikan pengalaman saat tertipu dengan cabai yang dicat. Hal ini ia bagikan melalui akun TikTok @riiantydhe.
Awalnya Rianty membeli cabai untuk dibuat menjadi sambal jualannya. Namun, hal tak terduga terjadi saat cabai tersebut ia rebus.
Cabai rawit merah yang ia rebus warnanya memudar. Parahya lagi, bau cat tercium saat warna dari cabai terkelupas.
Dalam video tersebut juga tampak pewarna merah yang menempel di dinding panci. Tentu saja hal ini sangat mengejutkan karena cabai yang ia beli ternyata dicat.
Wanita ini pun memperingatkan pada penonton videonya untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, hingga kini pedagang nakal masih beraksi di pasaran.
Tentunya memakan cabai yang telah dilapisi cat akan berbahaya untuk tubuh. Hal ini lantaran cat mengandung bahan kimia yang bukan untuk dikonsumsi.
Keesokan harinya, wanita ini datang ke pedagang untuk meminta pertanggungjawaban. Pedagang tersebut pun ikut terkejut melihat warna cabai yang memudar.
Pedagang tersebut mengatakan membelinya dari pengepul cabai. Rianty menyebutkan ekspresi pedagangnya cukup meyakinkan.
Baca Juga: Harga Cabai Mahal, Makan di Warung Pakai Sambal Dipatok Tambah Rp 4.000
Cabai yang dibeli Rianty pun akhirnya diganti. Ia menyimpulkan bahwa pengepul cabainya lah yang bermain nakal dengan dagangannya.
Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Ratusan komentar memenuhi unggahan ini.
"Ih kok ada orang tega. Itu buat dimakan lho," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya juga turut berkomentar. "Ibu aku juga pernah. Pas dicuci luntur gitu. Warna pas udah digiling juga beda gitu merahnya," ungkap warganet ini.
"Saking mahalnya harga cabai yang masih muda jadi diwarnain," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Selasa (9/3/2021), video cabai dicat ini telah viral dan sudah ditonton sebanyak lebih dari 500 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil