Suara.com - Bau badan kerap dialami oleh sejumlah orang. Bau badan sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari makanan atau juga hormon.
Untuk mengatasinya, banyak orang menggunakan deodoran untuk mengurangi bau badan. Tapi, ternyata banyak orang keliru dalam menggunakannya.
Tahukah Anda bahwa waktu terbaik mengaplikasikan deodoran agar efektif adalah pada malam hari? Nah, berikut ini kesalahan pakai deodoran yang harus dihindari agar berfunsi secara efektif.
Terapkan dengan murah hati
Terkadang hanya satu lapis deodoran atau antiperspiran yang tidak membantu. Anda perlu menutupi saluran keringat Anda dengan benar. Oleh karena itu Anda perlu menggunakannya ini dengan murah hati di sekitar ketiak sebelum Anda keluar untuk rapat atau berkencan.
Anda hanya menggunakan di bawah ketiak Anda
Tahukah Anda bahwa Anda juga bisa mengoleskan deodoran di belakang lutut atau bagian dalam tubuh Anda untuk mencegah pengelupasan.
Memakai deodoran segera setelah bercukur
Banyak dari kita memiliki kebiasaan menggunakan deodoran segera setelah kita memotong atau mencukur bulu ketiak kita. Ini menyebabkan iritasi dan gatal-gatal dan dalam kasus yang lebih buruk bahkan infeksi kulit. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu beberapa saat setelah Anda bercukur, lalu gunakan antiperspiran atau deodoran jenis apa pun.
Baca Juga: Deodoran Prilly Latuconsina Terungkap, Harganya Bikin Warganet Heboh
Gantilah deodoran Anda secara teratur
Kelenjar keringat Anda beradaptasi dengan deodoran yang sama yang Anda gunakan selama bertahun-tahun. Anda perlu menggantinya sesekali agar berfungsi dengan baik dan menyelamatkan Anda dari keringat berlebih.
Oleskan deodoran di malam hari
Lebih baik menggunakan deodoran pada malam hari, sebelum tidur, saat tubuh Anda cenderung tidak berkeringat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan