Suara.com - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini membawa tantangan terendiri bagi masyarakat. Bukan hanya harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, tapi juga harus tanggap dengan melihat peluang bisnis dan usaha selama pandemi.
Terlebih sekarang telah memasuki minggu kedua Ramadhan. Tentu akan semakin banyak peluang bisnis yang bisa diambil saat orang berlomba-lomba melakukan kebaikan.
Seperti diketahui, menurut laporan oleh perusahaan data dan artificial intelligence, ADA, terdapat peningkatan hingga 90 persen terhadap penggunaan internet, e-commerce, serta pembayaran digital di Indonesia selama masa pandemi.
Peningkatannya pun semakin signifikan saat bulan Ramadan. Selain itu, terlihat juga peningkatan pengeluaran untuk kebutuhan hobi atau kesenangan pribadi konsumen, seperti melalui platform edukasi online, pembelian produk olahraga atau gaming, serta bermacam perabotan rumah.
Berbagai pelaku bisnis pun semakin banyak berjualan secara online dan mengirimkan produk melalui layanan delivery, ditunjukkan oleh peningkatan pada pengiriman makanan, belanjaan, donasi, obat, dan produk lainnya.
Tren peningkatan penjualan dan pengiriman secara online menjadi salah satu indikasi besarnya minat masyarakat dalam berbagi dan menyebar kebaikan dengan sesama khususnya selama Ramadan.
Dalam keterangannya, Selasa, (27/4/2021), M Feriadi, ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyatakan adanya tren kenaikan pengiriman barang berupa parsel, khususnya selama lebaran.
Tren pengiriman sudah menjadi budaya saat menjelang Ramadan, dikarenakan adanya larangan mudik dan social distancing yang mendorong masyarakat untuk saling bertukar hadiah dengan mengirim parsel atau hampers lebaran.
Sesuai dengan data perubahan perilaku konsumen, pelaku bisnis perlu beradaptasi dan mempercepat optimalisasi digital untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam berbagi kebaikan, dari mana saja dan untuk siapa saja, meski jarak memisahkan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Medan Hari Ini 27 April 2021
Berbagai layanan pun semakin ditingkatkan untuk memberi kemudahan berbelanja dan perlindungan bagi para pelanggan, seperti melalui pengiriman hadiah, penawaran opsi parsel/hampers, promo belanja, portal/servis online, dan sebagainya.
Dengan digitalisasi yang sudah mulai dikembangkan sejak setahun lalu, pelaku bisnis harus melakukan market research yang lebih komprehensif untuk memastikan jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
"Digitalisasi tidak bisa dihindari, kita bisa jadikan ini competitive advantage yang memberi nilai tambah bagi bisnis kita atau sebaliknya, semua ada di tangan masingmasing. Strategi pemasaran yang tepat tentu mengacu pada target market yang dituju serta insight di dalamnya. ” ujar Rex Marindo, pengusaha serta Founder & CEO foodizz.id.
Dari hal itu, pelaku bisnis dapat mengembangkan positioning dan diferensiasi yang tepat untuk membangun brand. Setelah itu, dapat dirancang strategi taktikal, program, dan media sehingga semakin tepat sasaran.
Selain itu, Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia. juga mengatakan bahwa selama bulan suci, banyak sekali tindakan yang dapat bernilai kebaikan sedekah, seperti misalnya mendampingi dan membantu keluarga atau bahkan sesederhana memberikan senyuman kepada orang lain.
"Allianz Life Syariah menebarkan semangat melakukan kebaikan ini melalui berbagai aktivitas serta produk yang dapat menunjang kenyamanan, kesehatan, serta perlindungan nasabah. Hal ini kami gencarkan dalam kampanye #AwaliDenganKebaikan,” kata Yoga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Fadia Arafiq Lulusan Apa? Bupati Pekalongan Terjerat Korupsi, Ngaku Tak Paham Birokrasi
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Solo, Bisa buat Bagi-bagi THR Lebaran
-
Bolehkah Wanita Haid Itikaf di Masjid? Ini 6 Amalan Pengganti untuk Raih Lailatul Qadar
-
Tak Paham Birokrasi Gegara Berlatar Penyanyi, Begini Gaya Mewah Fadia Arafiq Sebelum Kena OTT
-
Idul Fitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Prediksi 1 Syawal dan Libur Lebaran
-
Dear Fadia Arafiq, Ini 9 Prinsip Good Governance yang Penting Dipahami Kepala Daerah
-
Profil dan Kekayaan Bupati Bulungan Syarwani, Viral karena Tampil Merakyat di Pasar
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan