News / Internasional
Senin, 20 April 2026 | 16:07 WIB
Ilustrasi tsunami (unsplash.com/@toddtphoto)
Baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin, 20 April, dengan kedalaman 10 kilometer.
  • Otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setinggi 3 meter bagi wilayah pesisir prefektur Iwate, Aomori, serta Hokkaido.
  • Pemerintah mendesak masyarakat segera mengungsi ke tempat tinggi dan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang di lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4) waktu setempat.

Otoritas setempat langsung mengeluarkan peringatan tsunami dan meminta warga menjauhi wilayah pesisir.

Dilansir dari Reuters, Badan Meteorologi Jepang melaporkan episentrum gempa berada di Samudra Pasifik dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Getaran kuat ini memicu kekhawatiran akan gelombang tsunami yang diperkirakan mencapai hingga 3 meter.

Wilayah yang berpotensi terdampak paling besar meliputi prefektur Iwate, Aomori, dan Hokkaido.

Sementara itu dilansir dari The Asahi Shimbun, pemerintah setempat mendesak warga segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi demi keselamatan.

“Gelombang tsunami hingga tiga meter diperkirakan mencapai sejumlah wilayah pesisir di Jepang utara,” demikian peringatan resmi yang disiarkan melalui televisi nasional.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan besar.

Namun, otoritas terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Baca Juga: Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Load More