Es gempol pleret (Shutterstock)
Suara.com - Es gempol pleret merupakan minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan yang bisa menjadi pilihanmu untuk berbuka puasa hari ini.
Seperti namanya, es ini terdiri dari gempol pleret yang terbuat dari tepung beras halus dan dicampur dengan pewarna makanan. Untuk menikmatinya, gempol pleret akan disiram dengan kuah santan yang sudah dididihkan bersama gula dan kental manis.
Nah, jika kamu ingin membuatnya, berikut resepnya yang sudah Suara.com rangkum dari Cookpad kiriman Ummu Khansa di Tangeran Selatan.
Bahan-bahan:
- 75 gr tepung beras
- 65 gr tepung tapioka
- 2 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 50 ml air panas
- Pewarna makanan
- Bahan kuah:
- 200 ml santan (Kara 65ml + 135ml air)
- 1 sachet kental manis
- 75gr gula pasir
Cara membuat:
- Campur tepung dan gula aduk rata lalu beri air panas sedikit demi sedikit hingga adonan kalis.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri pewarna makanan secukupnya.
- Bentuk adonan bulat, lalu tekan tengahnya dengan jari, lakukan hingga semua adonan habis.
- Panaskan air dalam panci, setelah mendidih masukan adonan yang sudah di bentuk tadi. Masak hingga adonan mengapung, angkat lalu tiriskan.
- Untuk membuat kuah, campur semua bahan kuah, lalu masak hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah.
- Masukan ke dalam kulkas sebelum di sajikan.
Jumlah: 3 porsi
Lama pengerjaan: 60 menit
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi