Suara.com - Memasuki usia 30 menjadi waktu yang krusial untuk kesehatan kulit perempuan. Di usia tersebut, perempuan biasanya sudah mulai mengalami tanda-tanda penuaan dini seperti flek hitam, kulit kusam, kerutan dan sebagainya.
Lalu apa yang harus dilakukan perempuan yang berusia jelang 30 tahun?
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Indah Widyasari, Sp.KK menyarankan ada baiknya sudah memulai perawatan kulit antipenuaan (antiaging) saat berusia 25 tahun. Jadi sangat penting untuk benar-benar memakai skincare dasar.
"Di atas 30 tahun itu kolagen akan berkurang 1 persen, atau 40 tahun akan berkurang 1 persen setiap tahunnya," ujar Indah dalam acara virtual, Selasa (12/5/2021).
Adapun skincare dasar itu meliputi cleansing (produk pembersih) seperti micelar water dan facial foam, moisturizer (produk pelembap) seperti serum, toner, essence, dan beauty cream, dan protecting (produk pelindung) seperti sunscreen, sunblock dan sebagainya.
Khusus untuk sunscreen disarankan minimal gunakan SPF (Sun Protector Factor) 30, yang diaplikasikan ulang setiap 3 jam sekali. SPF sangat disarankan untuk mencegah rusaknya kulit akibat paparan sinar matahari dan radikal bebas yang memicu kerutan dan flek hitam di kulit.
Kata Indah, khusus usia menjelang 30 tahun ada baiknya memilih produk yang mengandung produk antiaging dalam ingredientnya seperti hydochloric acid atau retinol.
"Di mana retinol tidak hanya untuk aging tapi flek juga bagus dan jerawat bagus," terang Indah.
Merasa tidak cukup dengan skincare, disarankan juga untuk melengkapi dengan melakukan treatment kecantikan di klinik seperti tindakan botox.
Baca Juga: Tidak Sampai Rp 1 Miliar, Krisdayanti Bongkar Biaya Suntik DNA Salmon
Dalam prosedur botox biasanya wajah akan disuntikan obat yang bisa melemaskan otot, sehingga kerutan hilang dan kulit terasa kencang, bahkan hasilnya langsung terlihat setelah tindakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029