Suara.com - Cita rasa eksotisme pangan Indonesia memang tidak akan ada habisnya untuk dijelajahi. Salah satu kudapan populer Nusantara nan unik yang banyak diminati ialah tape.
Bukan hanya Indonesia, ternyata kudapan tape ini cukup populer di sejumlah negara seperti Malaysia, Filipina hingga Brunei Darussalam.
Bicara soal tape, belum lama ini publik dibuat terheran-heran dengan status Facebook yang diunggah oleh salah seorang warganet.
Pasalnya, pemilik akun Facebook tersebut tampak bertanya mengenai proses pembuatan tape yang melalui tahapan fermentasi beras ketan dan umbi singkong.
Namun diduga karena typo, status FB warganet tentang tape ini malah berujung mengundang tawa.
Dari foto yang diunggah, tampak beberapa tumpuk tape diletakkan pada sebuah wadah beralaskan daun pisang.
"Apa benar pembuatan tape itu melalui proses presentasi?"tanya pemilik akun Facebook tersebut.
Sontak saja, cuitan proses fermentasi tape yang typo tersebut mendadak viral usai diunggah kembali oleh akun Twitter @outofcontext_id.
Tidak sediki kemudian warganet yang ikut emosi usai melihat status pengguna Facebook typo saat menuliskan fermentasi menjadi presentasi tersebut.
Baca Juga: Keponakan Warganet Ngaku Makan Sandal, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi
"Permentasiii, pakai bakteri rhizopus oryzae,"sebut salah seorang warganet.
"Kan gue juga jadi ikutan lupa nama prosesnya apa," imbuh warganet lain.
"Ya ampun tadi mikir dulu, kok presentasi hah maksudnya apa? Eh inget maksudnya itu fermentasi,"timpal warganet lainnya.
Sampai dengan artikel ini ditulis, foto tangkapan layar status typo saat tulis proses fermentasi tape tersebut telah viral dan mendapatkan 6 ribu lebih likes dari warganet. Duh, ada-ada saya ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
7 Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia, Alternatif LPDP
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Cara Dapat Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Lengkap dengan Syarat dan Trik Jitu Biar Lolos